PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Negara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyRibuan Jamaah Padati Maulid Nabi 1448 H di Jeneponto, Paris Yasir Hadir Bersama MasyarakatTiga Pihak Klaim Lahan, Pembebasan Tanah Jembatan Kembar Barombong TerkendalaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Negara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyRibuan Jamaah Padati Maulid Nabi 1448 H di Jeneponto, Paris Yasir Hadir Bersama MasyarakatTiga Pihak Klaim Lahan, Pembebasan Tanah Jembatan Kembar Barombong Terkendala
Aceh

Sistem Kelistrikan Aceh Pulih Total, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi Normal

896
×

Sistem Kelistrikan Aceh Pulih Total, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi Normal

Sebarkan artikel ini
Sistem Kelistrikan Aceh Pulih Total, 20 Gardu Induk Kembali Beroperasi Normal
Personel PLN melakukan penarikan kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sekaligus perbaikan konstruksi jaringan listrik di Panton Labu, Aceh Utara, serta di Desa Lubuk Sibuk, Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Pekerjaan ini dilakukan untuk memulihkan jaringan listrik yang terdampak banjir dan tanah longsor yang sempat melanda wilayah tersebut.

ACEH—PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana. Kepastian ini menyusul beroperasinya kembali 20 Gardu Induk (GI) di seluruh wilayah Aceh, yang menandai normalnya sistem kelistrikan utama di Serambi Mekkah, Sabtu (20/12/2025).

Pemulihan total ini didukung oleh penormalan menyeluruh di sisi pembangkitan dan transmisi. Salah satu tonggak krusial adalah kembali beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya, yang memastikan distribusi listrik ke seluruh GI di Aceh berjalan optimal.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM untuk memulihkan infrastruktur vital pascabencana.

“Alhamdulillah, kini sistem kelistrikan Aceh telah pulih. Seluruh gardu induk sudah beroperasi normal, didukung pembangkit dan transmisi yang kembali berfungsi. Ini menjadi fondasi penting agar pasokan listrik ke masyarakat stabil,” ujar Darmawan.

Pasca normalnya sistem utama, PLN kini mengalihkan fokus pada percepatan pemulihan jaringan distribusi langsung ke pelanggan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis berat.

Sebelumnya, PLN juga telah berhasil menyambungkan kembali jalur transmisi Arun–Bireuen serta Pangkalan Brandan–Langsa. Kedua jalur ini merupakan backbone (tulang punggung) interkoneksi Sumatra–Aceh yang sempat terputus akibat diterjang banjir dan tanah longsor.

Meski mengejar target pemulihan, Darmawan menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, khususnya di wilayah yang masih terdampak sisa banjir.

“Kami pastikan penormalan distribusi dilakukan bertahap dan aman, terutama di area yang masih ada genangan air atau lumpur. Kami ingin masyarakat menikmati listrik kembali dengan rasa aman,” jelasnya.

PLN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau keandalan sistem secara berkelanjutan. Bagi pelanggan yang listriknya belum menyala, tim teknis sedang memastikan instalasi di rumah warga dalam kondisi kering dan aman sebelum dialiri arus.

Dengan pulihnya pasokan listrik ini, diharapkan denyut ekonomi, layanan publik, dan aktivitas sosial masyarakat Aceh dapat segera kembali normal. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com