Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Gerakan Pangan Murah Jadi Bukti Nyata Komitmen Sulsel Jaga Daya Beli Masyarakat

536
×

Gerakan Pangan Murah Jadi Bukti Nyata Komitmen Sulsel Jaga Daya Beli Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah Jadi Bukti Nyata Komitmen Sulsel Jaga Daya Beli Masyarakat
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kembali menunjukkan komitmennya menjaga kestabilan harga pangan dan daya beli masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel, Senin (13/10/2025).

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kembali menunjukkan komitmennya menjaga kestabilan harga pangan dan daya beli masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel, Senin (13/10/2025).

Program yang diinisiasi sejak 2022 ini telah menjadi rujukan nasional, dan tahun ini digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan, mengusung tema “Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter.”

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dalam sambutannya saat membuka GPM di halaman Kantor TVRI Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan inflasi.

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan II tahun 2025 tumbuh 4,94 persen. Ini bukti kerja keras dan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Andi Sudirman juga mengungkapkan, berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin di Sulsel per Maret 2025 tercatat 698,13 ribu orang, turun 13,64 ribu orang dibanding September 2024.

“Pemerintah terus hadir menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan yang berpihak, termasuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini,” tegasnya.

Program GPM Serentak menjadi salah satu upaya nyata Pemprov Sulsel dalam mengendalikan inflasi yang pada September 2025 tercatat 3,03 persen, masih dalam kisaran sasaran nasional.

Melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, Bulog, dan pemerintah kabupaten/kota, GPM memastikan bahan pokok seperti beras, telur, cabai, dan minyak goreng tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Mari kita terus bersinergi membangun daerah dengan nilai-nilai luhur budaya Sulawesi Selatan seperti Sipakatau, Sipakainga, dan Sipakalebbi,” tutup Andi Sudirman.

Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh Deputi Bapanas RI serta para bupati dan wali kota se-Sulsel sebagai wujud sinergi lintas daerah menjaga stabilitas pangan di seluruh wilayah. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!