Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Amran Sulaiman Ajak Peserta Silatnas Wahdah Islamiyah Perkuat Ketahanan Pangan dan Persatuan Umat

597
×

Amran Sulaiman Ajak Peserta Silatnas Wahdah Islamiyah Perkuat Ketahanan Pangan dan Persatuan Umat

Sebarkan artikel ini
Amran Sulaiman Ajak Peserta Silatnas Wahdah Islamiyah Perkuat Ketahanan Pangan dan Persatuan Umat
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengajak seluruh peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Wahdah Islamiyah untuk bersama memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian umat. Ajakan itu ia sampaikan saat menghadiri acara yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu (15/11/2025).

MAKASSAR—Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengajak seluruh peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Wahdah Islamiyah untuk bersama memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian umat. Ajakan itu ia sampaikan saat menghadiri acara yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu (15/11/2025).

Di hadapan puluhan ribu peserta yang hadir secara luring dan daring, Amran menyampaikan apresiasi terhadap Wahdah Islamiyah sebagai ormas yang dinilainya konsisten membangun kaderisasi dan kontribusi bagi umat.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Wahdah memiliki mentalitas dan karakter kuat. Jika seratus ribu kader Wahdah bergerak bersama, mereka bisa mengguncang dunia,” tegasnya.

Silatnas dan Mukernas tahun ini diikuti lebih dari 105.000 peserta dari seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Bersatu Berjuang, Menjaga dan Memajukan Negeri Tercinta.”

Amran juga menyinggung komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan kemanusiaan di Palestina. Ia memaparkan bahwa Kementerian Pertanian bersama sejumlah elemen bangsa telah mengirim 10.000 ton beras melalui kerja sama resmi dengan Kerajaan Yordania. Bantuan itu disalurkan langsung di perbatasan Yordania–Palestina pada 14 April 2025.

“Jangan sampai kita lupa bersedekah dan membantu Palestina. Umat itu harus kuat,” ujar Amran.

Menurut Amran, negara-negara Muslim menaruh harapan besar kepada Indonesia. Hal itu ia dapati saat melakukan kunjungan ke Yordania, Turki, Dubai, Qatar, dan Mesir.

“Harapan umat itu adalah Indonesia. Mereka melihat kekuatan besar ada pada umat Islam di negeri ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Zaitun Rasmin menegaskan kembali pentingnya persatuan dan silaturahim sebagai fondasi utama perjuangan umat. Ia mengingatkan bahwa kasih sayang dalam ikatan keimanan adalah amal yang sangat dicintai Allah Ta’ala.

Zaitun kemudian mengenang perjalanan Wahdah Islamiyah sejak berdiri pada 1998. Ia menyebut perkembangan organisasi tidak lahir dari rutinitas, melainkan dari keistiqamahan dalam dakwah. Hasilnya terlihat dari berkembangnya lembaga pendidikan, cabang organisasi, dan kader dakwah di berbagai daerah.

Dengan gaya khasnya, Zaitun berseloroh bahwa kegiatan Wahdah kini tidak lagi berkutat pada orang yang sama seperti ungkapan Betawi “lho lagi, lho lagi.” Menurutnya, Wahdah telah memiliki sumber daya yang lebih luas dan berkualitas. (Ag4ys)

error: Content is protected !!