PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Nasional

Pemerintah Genjot Hilirisasi Pertanian, Menteri Amran Beberkan Potensi Triliunan Rupiah

653
×

Pemerintah Genjot Hilirisasi Pertanian, Menteri Amran Beberkan Potensi Triliunan Rupiah

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto: BPMISetpre)

JAKARTA—Pemerintah terus memacu agenda hilirisasi di sektor pertanian sebagai strategi meningkatkan nilai tambah produk, membuka lapangan kerja, sekaligus mempercepat pemerataan kesejahteraan rakyat.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan hal tersebut usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

“Added value-nya harus ada di Indonesia. Kalau ini dilakukan konsisten, kita bisa membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mengurangi pengangguran,” ungkap Amran.

Menurutnya, potensi ekonomi dari hilirisasi sangat besar, terutama pada komoditas kelapa. “Kelapa dalam bisa diolah jadi coconut milk hingga Virgin Coconut Oil (VCO). Nilainya bisa naik 100 kali lipat. Kalau dihitung rata-rata, potensi devisa mencapai Rp2.400 triliun. Katakan separuhnya saja, masih Rp1.200 triliun. Itu baru kelapa,” jelasnya.

Tak hanya kelapa, pemerintah juga menyiapkan hilirisasi komoditas gambir yang selama ini memasok 80 persen kebutuhan dunia. Produk turunan gambir bisa dimanfaatkan untuk tinta pemilu hingga kebutuhan rumah tangga.

Langkah serupa juga diterapkan pada sawit. Tandan buah segar (TBS) nantinya akan diolah menjadi biofuel, minyak goreng, margarin hingga mentega. “Kami juga melakukan percepatan hilirisasi kakao, mente, kelapa dalam, lada, dan komoditas lainnya. Data menunjukkan produksi kelapa dalam meningkat dari 29 juta ton tahun lalu menjadi 33 juta ton,” tambah Amran.

Selain hilirisasi, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp9,95 triliun untuk pengembangan perkebunan dan hortikultura. Dana ini akan digunakan untuk distribusi benih dan bibit gratis bagi petani di seluruh Indonesia.

“Kakao, kopi, kelapa dalam, mente, hingga pala, akan ditanam di lahan sekitar 800 ribu hektare. Program ini ditargetkan bisa membuka lapangan kerja bagi 1,6 juta orang dalam dua tahun ke depan,” pungkas Amran. (Ag4ys/BPMISetpres)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com