Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Sekretaris DPRD Makassar Dukung Penguatan Ketahanan Pangan lewat Urban Farming Fest 2025

930
×

Sekretaris DPRD Makassar Dukung Penguatan Ketahanan Pangan lewat Urban Farming Fest 2025

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DPRD Makassar Dukung Penguatan Ketahanan Pangan lewat Urban Farming Fest 2025
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menghadiri pembukaan Urban Farming Fest 2025 yang digelar Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar di Anjungan City of Makassar, Senin (3/11/2025).

MAKASSAR—Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menghadiri pembukaan Urban Farming Fest 2025 yang digelar Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar di Anjungan City of Makassar, Senin (3/11/2025).

Kehadirannya sebagai representasi legislatif menegaskan dukungan DPRD terhadap program ketahanan pangan dan inovasi pertanian perkotaan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Urban Farming Fest 2025 menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mendorong edukasi serta pengembangan pertanian berkelanjutan di kawasan perkotaan.

Program ini sejalan dengan upaya Pemkot Makassar memperkuat ketahanan pangan sembari membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sekretaris DPRD Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengapresiasi langkah Pemkot Makassar yang terus mendorong inovasi ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui urban farming.

Menurutnya, DPRD siap berkolaborasi dalam penguatan regulasi maupun dukungan anggaran untuk program yang memberikan manfaat langsung kepada warga.

Munafri Arifuddin
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Urban Farming Fest 2025 dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang memaparkan konsep pertanian kota berbasis pengelolaan sampah organik, pertanian, dan perikanan dalam satu ekosistem terpadu.

“Sampah jangan dibuang, tapi diolah jadi pupuk dan pakan. Ini model ekonomi rumah tangga yang berkelanjutan,” ujarnya saat membuka acara.

Munafri menyebut Makassar telah memiliki 153 unit tempat pengelolaan sampah komunal di sejumlah kelurahan. Ia menargetkan penerapan Zero Waste House sebagai langkah antisipatif agar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak overload dalam dua tahun ke depan.

Festival yang berlangsung 3–4 November 2025 ini juga menghadirkan pameran pertanian, lomba kreatif, layanan publik, serta penyerahan bibit produktif kepada para camat se-Kota Makassar.

Kehadiran Sekretaris DPRD Makassar dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga legislatif dalam mendukung program berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan. (Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!