SOPPENG—Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah bekerja sama dengan StatsMe menggelar Coaching Clinic Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) selama tiga hari, 1–3 Desember 2025 lalu. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bupati Soppeng, Jalan Salotungo, Kecamatan Lalabata.
Coaching Clinic tersebut diikuti 56 peserta berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), serta perwakilan kecamatan di lingkup Pemkab Soppeng.
Kepada Mediasulsel.com, Sabtu (20/12/2025) Pimpinan StatsMe Cabang Sulawesi, Anja Ferdi Arianda, menjelaskan bahwa selama pelaksanaan kegiatan, StatsMe memberikan sosialisasi, pendampingan teknis, hingga bimbingan langsung terkait pelaksanaan SKM sesuai regulasi Kementerian PANRB.
Materi yang diberikan menurut Anja mencakup pemahaman aturan SKM, penyusunan instrumen survei, digitalisasi kuesioner, serta teknik pengolahan dan analisis data.
“Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkan SKM secara profesional dan sesuai standar yang ditetapkan,” kata Anja.
Pada hari pertama dan kedua, materi disampaikan langsung Direktur Utama StatsMe, Lussi Agustin. Ia menjelaskan regulasi dasar SKM, metode perhitungan sampel yang tepat, serta melakukan pendalaman teknis sekaligus pengecekan hasil perhitungan sampel peserta agar sesuai ketentuan.
Sementara itu, pada hari ketiga, sesi dilanjutkan Pimpinan StatsMe Cabang Sulawesi, Anja Ferdi Arianda. Ia memberikan arahan terkait tindak lanjut pelaksanaan SKM, rencana publikasi hasil survei, serta strategi agar setiap unit layanan mampu melaksanakan SKM secara mandiri dan terukur.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi. Sejumlah peserta menyampaikan berbagai kendala yang pernah dihadapi saat pelaksanaan SKM sebelumnya.
StatsMe kemudian memberikan pendampingan teknis mulai dari penyusunan instrumen hingga analisis data untuk membantu mencari solusi dan perbaikan ke depan.
Pada penutupan kegiatan, Kepala Bagian Organisasi Setda Soppeng, Muhammad Evinuddin, menyampaikan apresiasi kepada StatsMe atas pendampingan intensif yang diberikan kepada seluruh perangkat daerah.
Ia berharap ilmu dan metode yang diperoleh selama Coaching Clinic dapat segera diterapkan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Soppeng.
Sementara itu, Lussi Agustin berharap seluruh SKPD, UPTD, dan unit layanan di Kabupaten Soppeng dapat melaksanakan SKM secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kami berharap setiap unit layanan mampu menerapkan SKM sesuai standar, sehingga kualitas layanan publik semakin meningkat dan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Soppeng bersama StatsMe menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan publik melalui pelaksanaan SKM yang akuntabel, transparan, dan profesional. (Ag4ys)


















