PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam Semalam
Pinrang

Tujuh Tahun Rusak, Jalan Pinrang–Langnga Kini Ditangani Pemprov Sulsel

710
×

Tujuh Tahun Rusak, Jalan Pinrang–Langnga Kini Ditangani Pemprov Sulsel

Sebarkan artikel ini
Tujuh Tahun Rusak, Jalan Pinrang–Langnga Kini Ditangani Pemprov Sulsel
Setelah sekitar tujuh tahun mengalami kerusakan parah, ruas Jalan Pinrang–Langnga akhirnya mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Perbaikan jalan tersebut menjadi bagian dari bantuan keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2025 senilai Rp20 miliar yang dialokasikan untuk penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Pinrang.

PINRANG—Setelah sekitar tujuh tahun mengalami kerusakan parah, ruas Jalan Pinrang–Langnga akhirnya mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Perbaikan jalan tersebut menjadi bagian dari bantuan keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2025 senilai Rp20 miliar yang dialokasikan untuk penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Pinrang.

Ruas Pinrang–Langnga yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 1,8 kilometer dengan lebar 5 meter. Jalan ini selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Salah seorang warga, Pawallungi, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Ini jalan sudah rusak sekitar tujuh tahun dan sangat tidak layak dilewati. Tapi sekarang alhamdulillah sudah bagus. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas bantuan perbaikan jalan di desa kami,” ujarnya.

Penanganan ruas Pinrang–Langnga merupakan bagian dari komitmen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dalam memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pemerataan pembangunan antar daerah.

Selain ruas Pinrang–Langnga, Pemprov Sulsel juga menangani sejumlah ruas jalan prioritas lainnya di Kabupaten Pinrang. Salah satunya adalah Jalan Salopi–Pajalele di Kecamatan Lembang sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 4,5 meter.

Warga setempat, Muhammad Yunus, mengatakan kondisi jalan tersebut sebelumnya sangat memprihatinkan.

“Dulu di sini bukan hanya rusak, tapi seperti kubangan kerbau. Sekarang alhamdulillah, ibarat ada barang tercecer di jalan sudah tidak susah lagi dicari. Terima kasih kepada Bapak Gubernur,” tuturnya.

Perbaikan juga dilakukan pada ruas Tammappa–Garessi sepanjang lebih dari 1 kilometer dengan lebar 5,5 meter, Patobong–Makoring sepanjang 850 meter dengan lebar 5 meter, serta Corowali–Boki sepanjang 586 meter dengan lebar 5 meter.

Tak hanya menyasar wilayah perdesaan, penanganan infrastruktur jalan juga dilakukan di kawasan perkotaan Pinrang sepanjang lebih dari 2 kilometer dengan lebar mencapai 8,5 meter, guna menunjang kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Muchlis Rahman, warga sekitar Jalan Sukawati, mengaku merasakan langsung manfaat dari perbaikan tersebut.

“Dulu arus lalu lintas terhambat, sekarang sudah lancar dan memudahkan pengunjung maupun aktivitas warga. Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel atas fasilitas jalan yang sangat baik ini,” katanya. (4r5/Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com