Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Gubernur Sulsel dan Menhub Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Makassar

330
×

Gubernur Sulsel dan Menhub Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Makassar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel dan Menhub Evaluasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menggelar rapat evaluasi dan koordinasi terkait perkembangan pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan. Rapat berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Minggu (17/1/2026).

MAKASSAR—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menggelar rapat evaluasi dan koordinasi terkait perkembangan pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan. Rapat berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Minggu (17/1/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Basarnas Marsda TNI Mohammad Syafii, unsur Forkopimda Sulsel, serta perwakilan instansi yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Gubernur Andi Sudirman menegaskan seluruh unsur terus bekerja maksimal dalam upaya pencarian korban. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan strategi pencarian berjalan efektif, terkoordinasi, serta tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

“Semua pihak yang terlibat terus berupaya maksimal. Evaluasi ini penting agar operasi berjalan efektif dan aman bagi seluruh tim,” ujar Andi Sudirman.

Selain mengikuti rapat evaluasi, Gubernur Sulsel bersama rombongan juga menjenguk keluarga salah satu kru pesawat ATR 42-500 yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Udara dr Dody Sardjoto, Makassar.

“Kami juga sekaligus menjenguk keluarga salah satu kru pesawat yang dirawat di RSAU dr Dody Sardjoto,” tambahnya.

Terkait perkembangan hasil pencarian di lapangan, Andi Sudirman menegaskan bahwa informasi resmi akan disampaikan langsung oleh Basarnas sebagai leading sector dalam operasi SAR.

Ia juga mengungkapkan bahwa operasi pencarian lanjutan akan terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan sekitar seribu personel dari berbagai instansi, baik dari unsur TNI-Polri, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat setempat.

“Rencana pencarian lanjutan akan terus dilakukan oleh tim gabungan dengan kekuatan kurang lebih 1.000 personel. Mari kita bersama-sama mendoakan yang terbaik dan bersabar menunggu hasil pencarian,” tutup Andi Sudirman. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!