JAKARTA—Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) kembali mencatat capaian membanggakan. Sebanyak 33 mahasiswa berhasil meraih sertifikasi non-akademik Certified Accurate Professional (CAP) sebagai bagian dari Sertifikat Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI).
Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh PT Ultima Tekno Solusindo melalui ujian kompetensi aplikasi akuntansi Accurate. Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi.
Ketua Prodi Akuntansi UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, menilai keberhasilan puluhan mahasiswa itu menjadi bukti bahwa lulusan tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis.
Menurutnya, sertifikasi CAP memberi nilai tambah penting karena menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan sistem akuntansi yang banyak digunakan di dunia kerja.
“Keberhasilan 33 mahasiswa ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan kita tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga unggul dalam praktik. Sertifikasi CAP menjadi bukti konkret kesiapan mereka menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Sekretaris Prodi Akuntansi UNUSIA, Habsyah Fitri Aryani, menegaskan sertifikasi profesional kini menjadi kebutuhan penting bagi lulusan perguruan tinggi. Sertifikasi dinilai bukan sekadar pelengkap, tetapi pembeda di tengah persaingan pasar kerja.
Mahasiswa penerima sertifikat juga mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui program tersebut. Mereka menilai pelatihan berbasis software akuntansi memberi pemahaman lebih nyata terhadap praktik kerja di perusahaan.
Selain memperkuat kemampuan teknis, sertifikasi CAP juga meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa untuk bersaing di sektor akuntansi digital yang terus berkembang.
Program sertifikasi ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Akuntansi UNUSIA dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap teknologi, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada kompetensi dan daya saing global. (Ag4ys)













