MAKASSAR — Pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kompleks Graha Jannah Land 1, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Makassar, tidak sekadar menjadi ajang hiburan warga.
Di balik kemeriahan berbagai lomba, momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah kelurahan untuk menguatkan kepedulian warga terhadap lingkungan, khususnya kewaspadaan terhadap kebakaran dan kebiasaan memilah sampah dari rumah.
Pesta rakyat yang berlangsung di Jalan Borong Raya, RT 01/RW 06, Ahad malam (23/8/2026), mengusung tema “Semarak Kemerdekaan, Eratkan Kebersamaan dan Kekeluargaan Warga”. Warga dari berbagai usia tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Lurah Bitowa Fathurahman Datu mengatakan, semangat kemerdekaan idealnya tidak berhenti pada perayaan. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan warga harus dilanjutkan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan keamanan permukiman.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga yang telah berpartisipasi. Kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Fathurahman.
Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman yang padat. Warga diminta memastikan kompor dan perangkat listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah serta menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak sesuai standar.
Fathurahman juga meminta warga tidak membakar sampah sembarangan. Menurutnya, pengelolaan sampah dari rumah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus aman.
“Sampah hendaknya dipisahkan antara organik dan anorganik. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan atau disalurkan melalui bank sampah, sementara sampah organik dapat dikelola menjadi kompos,” katanya.
Ia menegaskan, kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau petugas kebersihan. Peran aktif masyarakat menjadi kunci agar kebiasaan menjaga lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua RW 06 Muhammad Aris, SP., mengajak warga menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan.
Ia mengapresiasi panitia, para ketua RT, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga yang telah membangun koordinasi sehingga kegiatan berlangsung meriah.
“Harapan kami, kekompakan dan silaturahmi seperti ini terus dipertahankan,” ungkapnya.
Ketua RT 01/RW 06 H. Abd. Hakim Bahar menilai tingginya partisipasi warga menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan di lingkungan tersebut.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di tengah masyarakat. Kami berharap kebersamaan dan kekeluargaan ini tidak hanya terasa saat perayaan 17 Agustus, tetapi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kemeriahan pesta rakyat diisi beragam lomba yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa. Di antaranya lari kelereng, memasukkan pipet ke botol, estafet air, makan kerupuk, joget balon, makan biskuit, lomba mewarnai, serta sejumlah permainan lainnya.
Ketua Panitia Muhammad Deddy Haryadi mengaku terkejut dengan besarnya dukungan warga dan para donatur terhadap kegiatan tersebut.
“Sejujurnya, kami tidak berekspektasi acara ini bisa semeriah ini. Semuanya di luar dugaan kami. Antusiasme warga luar biasa dan dukungan para donatur yang masuk juga sangat besar,” kata Deddy.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Bitowa Fathurahman Datu, Ketua TP PKK Kelurahan Bitowa Fadliah Novrianty, Binmas Bitowa Aiptu Arham, Babinsa Bitowa Serma Nasir, Ketua RW 06 Muhammad Aris, Ketua RT 01/RW 06 H. Abd. Hakim Bahar, Ketua RT 03/RW 06 H. Rustam Dappa, tokoh masyarakat H. Muh. Yunus, serta warga Kompleks Graha Jannah Land 1.
Pesta rakyat itu menjadi penutup rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus memperlihatkan bahwa semangat 17 Agustus dapat diterjemahkan dalam aksi nyata: memperkuat hubungan antarwarga, menjaga keamanan lingkungan, dan membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan. (4r5)













