GAZA — Semangat kemerdekaan Indonesia turut dirasakan lebih dari 100 anak Palestina di Jalur Gaza. Di tengah situasi sulit yang masih membayangi kehidupan mereka, anak-anak Gaza mengikuti kegiatan “Pesta Rakyat & Senyum untuk Gaza” yang digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk solidaritas yang digaungkan dalam rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Dukungan terhadap Palestina bahkan terlihat dari penggunaan syal Palestina yang dikenakan peserta muktamar hingga sejumlah pejabat pemerintah yang hadir.
Kegiatan di Gaza merupakan hasil kolaborasi para donatur Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama Komite Solidaritas KITA Palestina dan didampingi tokoh lokal Syekh Mundzir. Acara dikemas dengan nuansa perayaan kemerdekaan Indonesia melalui berbagai permainan khas 17 Agustus.
Sejak pagi, anak-anak mulai memadati lokasi kegiatan. Suasana yang semula tenang berubah menjadi riuh ketika perlombaan dimulai. Mereka mengikuti tarik tambang, mencari hadiah di dalam tepung, balap karung hingga permainan kursi.
Tak hanya permainan fisik, panitia juga menggelar kuis budaya dan pengetahuan umum secara interaktif. Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan ruang bermain sekaligus hiburan edukatif bagi anak-anak di tengah kondisi kehidupan yang penuh tekanan.
Ketua Dewan Syura DPP Wahdah Islamiyah sekaligus Pembina KITA Palestina, Ustaz Muh Ikhwan Jalil, menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari solidaritas umat Islam dunia.
“Penderitaan masyarakat Palestina adalah penderitaan kita dan kebahagiaan masyarakat Palestina juga merupakan kebahagiaan bagi kita,” tegasnya di arena Muktamar V Wahdah Islamiyah.
Direktur Utama WIZ, Syahruddin, mengatakan momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat berbagi dengan masyarakat Gaza. Menurutnya, kemerdekaan yang telah dirasakan Indonesia menjadi pengingat untuk terus membersamai perjuangan rakyat Palestina.
“Indonesia telah merdeka, namun hati dan jiwa rakyat Indonesia akan selalu membersamai perjuangan saudara-saudara kita di Gaza,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).
Kebahagiaan anak-anak semakin lengkap setelah panitia membagikan kado kemerdekaan berornamen Merah Putih dan Palestina, perlengkapan sekolah serta kebutuhan harian. Bantuan bahan makanan pokok juga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga para peserta.

Di akhir kegiatan, anak-anak Gaza menyampaikan ucapan dan doa kepada para relawan serta donatur Indonesia, “Kullu ‘am wa antum bikhair, Indonesia!” Mereka juga berharap kegiatan dukungan psikososial dan hiburan edukatif serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk persaudaraan Indonesia-Palestina.(Mp/Ag4ys)

Citizen Reporter : Muammad Akbar (Humas Muktamar V WI)













