PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku •
Yogyakarta

40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker

45
×

40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker

Sebarkan artikel ini
40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker
Menaker Yassierli meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II di Yogyakarta, Rabu (7/10/2026).

YOGYAKARTA—Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyebut Program Pemagangan Nasional sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.

Hal itu disampaikan Yassierli saat meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 2 Angkatan II di PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Yogyakarta, Rabu (7/10/2026).

Sebanyak 40 peserta mengikuti pemagangan pada bidang Branding dan Marketing.

Yassierli mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

Selama enam bulan pemagangan, peserta menerima uang saku sesuai upah minimum kabupaten/kota.

“Ini program yang luar biasa. Pemerintah memberikan uang saku selama enam bulan sesuai upah minimum kabupaten/kota. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” kata Yassierli.

Ia meminta peserta memanfaatkan masa pemagangan untuk belajar dan menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, pengalaman selama program dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja.

“Kalau kinerjanya baik dan kompetensinya sesuai, tentu peluang untuk diterima bekerja akan semakin besar,” ujarnya.

Meski demikian, Yassierli menekankan bahwa keberhasilan pemagangan tidak semata-mata ditandai dengan peserta mendapat tawaran bekerja di perusahaan tempat magang.

Program ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan dan membuka akses ke dunia kerja.

“Setelah magang, tidak semua peserta harus bekerja di tempat yang sama. Yang paling penting, masa enam bulan pemagangan ini dapat memberikan pengalaman dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya.

Selain itu, Yassierli mengatakan perusahaan dapat memanfaatkan masa pemagangan untuk mengenali talenta yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Peserta yang menunjukkan kemampuan dan kinerja baik dapat menjadi calon tenaga kerja yang dipertimbangkan untuk direkrut.

“Perusahaan enggak perlu susah-susah mencari pekerja lain kalau sudah ada talenta yang bagus dari peserta magang, maka direkrut,” katanya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com