MAKASSAR – Ketua DPW Jurnalis Online (JOIN) Sulsel, Rifai Manangkasi, SE, MM menyesalkan tindakan teror terhadap Jurnalis yang dilakukan oknum masyarakat maupun lembaga pemerintah. Menurut Rifai, tindakan intimidasi yang dilakukan pihak-pihak yang diduga pro kepala desa Pattongko merupakan tindakan terindikasi terjadinya selisih penjualan beras miskin (raskin) kini menjadi beras sejahtera (rastra).
“Kami dari JOIN menyatakan akan melakukan upaya maksimal untuk memantau terhadap pelaku teror ini dan berkordonasi dengan aparat berwajib agar pelaku dapat teridentifikasi,” tegas Rifai, Kamis (27/7/2017) kepada Mediasulsel.com.
Sebelumnya, wartawan titah timur Lukman, memberitakan harga rastra seharusnya Rp24 ribu per karung menjadi Rp28 ribu per karung yang dinilai memberatkan warga desa Patongko, kecamatan Tellu Limpoe, Sinjai. Lukman mengaku mendapat teror via telepon sekitar pukul 19.30 wita. Si penelpon menanyakan pemberitaan harga jual rastra tersebut.
“Saya menerima panggilan telepon, dengan nomor 081341940751, menanyakan pemberitaan desa pattongko mengenai harga beras rastra yang dijual Rp28 ribu rupiah dari harga yang sebenarnya yaitu Rp24 ribu,” kata Lukman.
“Kenapa kamu angkat (memuat) berita desa Patongko masalah harga rastra, kapan saya temui kamu di sinjai?” demikian ucapan teror pihak penelpon.
Dari percakapan tersebut si penelpon dengan nada mengancam, meminta bertemu. Namun ancaman itu dinilai salah alamat. Pasalnya Lukman kemudian dengan tegas siap menemui pihak penelpon kapan dan dimana saja yang ditentukan karena berdasarkan tugas jurnalis dalam UU 40 tahun 1999 sudah memenuhi unsur publikasi.
“Itu tugas saya selaku jurnalis mencari dan memperoleh informasi. Saya orang Sinjai kapan saja bapak mau ketemu saya siap, karena saya sudah menjalankan kode etik saya selaku jurnalis,” balas Lukman.
Menyikapi teror tersebut, Rifai mendesak pihak kepolisian menyelidiki harga jual rastra, termasuk perlakuan intimidasi terhadap jurnalis agar masyarakat paham akan tugas dan fungsi jurnalis. (*/shar)













