TORAJA UTARA — Penyaluran bantuan susu bagi anak-anak di Toraja Utara tak sekadar menjadi upaya mendukung pemenuhan gizi. Kegiatan ini juga diisi dengan literasi cerita anak dan pengenalan bahasa Inggris dasar untuk menumbuhkan minat belajar sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Madrasah Ibtidaiyah Rantepao, Selasa (27/10/2026), merupakan bagian dari program bantuan susu yang sebelumnya dilepas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Makassar.
Sebanyak 63 dus susu disalurkan kepada TK RA Islam Rantepao dan Madrasah Ibtidaiyah Rantepao. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Toraja Utara, Semuel Sampe Rompon, menjelaskan bahwa total alokasi bantuan untuk daerah tersebut mencapai 263 dus.
Dari jumlah itu, sebanyak 200 dus telah diserahkan secara simbolis sebelumnya, sedangkan 63 dus lainnya disalurkan melalui kegiatan di dua lembaga pendidikan tersebut.
Program ini merupakan kolaborasi Kementerian PPPA RI, PT Nestlé Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, dan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Di Toraja Utara, PC Muslimat NU turut mengawal penyaluran bantuan kepada lembaga pendidikan penerima.
Suasana kegiatan semakin semarak ketika Ketua TP PKK Toraja Utara, Damayanti B. Palimbong, membacakan buku cerita anak berjudul Kisah Buaya dan Kera yang ditulisnya sendiri.

Anak-anak juga diajak mengenal bahasa Inggris dasar bersama Pokja II TP PKK Toraja Utara. Kedua kegiatan edukatif tersebut disambut antusias oleh para murid.
Damayanti mengatakan, bantuan susu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, termasuk mendukung kesehatan tulang dan gigi selama masa pertumbuhan.
Ia juga mengingatkan para guru dan orang tua agar memberi perhatian terhadap pola asuh dan pemenuhan gizi anak. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.
Kegiatan ini dihadiri pengurus dan anggota PC Muslimat NU Toraja Utara, jajaran TP PKK Toraja Utara, Dinas PPPA, kepala sekolah, guru, serta murid penerima bantuan.
Melalui kolaborasi tersebut, penyaluran bantuan diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan gizi anak, tetapi juga memperkuat kebiasaan membaca dan semangat belajar sejak usia dini.(4nny)














