TAKALAR – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Takalar Bidang Pajak dan Retribusi Daerah selenggarakan pekan panutan pajak daerah tahun anggaran 2018, berlangsung di ruang pola kantor Bupati Takalar, Kamis (3/5/2018).
Pekan panutan pajak daerah ini dibuka secara resmi Sekda Takalar DR. Ir. H. Nirwan N,M.Si, juga dihadiri para OPD, Camat, Perwakilan Pimpinan Bank Sulselbar dan BRI Takalar, para Lurah dan Kades se-Takalar.
Kepala BPKD Takalar menjelaskan, pekan panutan ini akan dilaksanakan di sembilan kecamatan secara bertahap.
“Kita selaku ASN dan selaku pimpinan instansi menjadi garda ke depan dalam melunasi pajak lebih awal sesuai dengan jangka waktu pajak.
Dengan tujuan agar apa yang menjadi target PBB dalam tahun ini dapat terealisasi 100 persen.
“Tentunya selain kesadaran wajib pajak, target kita dapat 100 persen karena tahun lalu hanya di bawah 80 persen.
Target kita tahun ini sama dengan tahun sebelumnya Rp3,8 miliar. Dari target ini akan dikembalikan ke desa dan kelurahan Rp8 miliar, untuk desa Rp4 miliar dan Kelurahan Rp4,8 miliar,” urai H.
Dijelaskan, saat ini baru Desa Kalenna Bontomangape, Galesong telah mencapai target 100 persen dengan total pemasukan Rp162 juta lebih. “Namun, selain jumlah pokok wajib pajak yang menjadi penilaian juga kecepatan dalam pelunasan,” terangnya.
Sementara itu, Sekretais Pemda Takalar H. Nirwan berharap dengan pekan panutan ini, realisasi pajak semakin baik dan meningkat agar mencapai 100 persen.
Dikatakan, berdasarkan laporan Kadis BPKD, masih ada permasalahan yang perlu diurai, mencari akar masalahnya sehingga kita dapat mencapai 100 persen.
“Kita berharap jika ada masalah, segera dilaporkan ke atas (pimpinan) secara berjenjang. Jangan didiamkan, agar atasan dapat berkordinasi ke pihak lain,” urai H Nirwan.
Sebab menurutnya, target PBB 100 persen juga menjadi salah satu indikator kinerja dari aparat yang terlibat, seperti kades, lurah, camat, BPKD sampai sekda.
“Kami akan memberikan reward (hadiah) agar yang lain itu dapat termotivasi untuk mencapai target 100 persen. Jadi saya minta kepada Kades atau lurah agar betul-betul serius untuk memungut pajak,” harap Sekda Nirwan. (fit/shar)

















