PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Peristiwa

Gempa 6,4 SR Guncang Jawa Timur dan Bali, 3 Meninggal

504
×

Gempa 6,4 SR Guncang Jawa Timur dan Bali, 3 Meninggal

Sebarkan artikel ini
Gempa 64 SR Guncang Jawa Timur dan Bali 3 Meninggal
BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan rumah terdapat di: Desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi, Sumenep; Kopedi Kec.Bluto, Sumenep; Kertasada Kec.Kalianget, Sumenep; Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi , Sumenep’dan di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang, Sumenep.

JATIM – Sedikitnya tiga orang meninggal akibat gempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang sebagian Jawa Timur dan Bali, Kamis dini hari (11/10/2018).

Gempa bumi dengan 6,4 skala Richter (SR) terjadi di kawasan Jawa Timur. Pusat gempa berada di laut 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Titik gempa berada pada koordinat 7,47 Lintang Selatan dan 114,43 Bujur Timur. Gempa ini memiliki kedalaman hingga 13 kilometer.

Gempa terasa di hampir seluruh wilayah Jawa Timur, antara lain, Situbondo, Jember, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto.

Pos Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB telah mengkonfirmasi laporan tentang korban jiwa di kecamatan Gayam, Sumenep, Jawa Timur.

“Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik,” jelas Sutopo Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB.

Daerah ini juga dilaporkan sebagai yang terkena dampak paling buruk. Sejumlah rumah rusak dan roboh.

Gempa 6,4 yang kemudian dimutakhirkan BMKG menjadi 6,3 itu tidak berpotensi tsunami, tetapi tetap menimbulkan kepanikan di Banyuwangi yang berdekatan dengan laut.

Salah seorang warga di Banyuwangi Kota, Hesty Dinartha, mengatakan saat itu ia sedang berdoa malam ketika gempa terjadi dan “langsung lari keluar sendiri.

“Saya gemetaran pegang telpon selular, mau telpon gak bisa karena saking takutnya.” Ditambahkannya, seluruh tetangganya ikut keluar karena gempa terasa kuat.

Sejumlah wartawan yang sedang meliput Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional IMF dan Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, yang dipadati oleh lebih dari 34.000 peserta, mengatakan mereka juga merasakan getaran gempa. Namun dilaporkan tidak menimbulkan kepanikan.

Adapun identitas tiga orang yang meninggal dunia adalah, Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep, H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep, dan laki-laki dewasa masih identifikasi warga Desa Prambanan, Kec. Gayam, Sumenep. [*/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com