PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi Sampah
Peristiwa

Angin Puting Beliung Meluluhlantakkan Puluhan Rumah Warga Pulau Badi

1279
×

Angin Puting Beliung Meluluhlantakkan Puluhan Rumah Warga Pulau Badi

Sebarkan artikel ini
Angin Puting Beliung Meluluhlantakkan Puluhan Rumah Warga Pulau Badi
Kerusuhan bangunan rumah kayu yang ditimbulkan angin puting beliung dibagian atap dan dinding yang terjadi, Kamis (17/1/2019). Akibatkan 15 rumah warga dan sebuah bangunan Sekolah Dasar (SD) rusak karena terjangan Angin. (Foto: Saharuddin)

PANGKEP, SULSEL – Angin puting beliung meluluhlantakkan puluhan rumah di Pulau Badi, Desa Mattiro Deceng, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep. Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Angin puting beliung yang terjadi, Kamis (17/1/2019), mengakibatkan 15 rumah warga dan sebuah bangunan Sekolah Dasar (SD) rusak karena terjangan Anging.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Liukang Tupabbiring, Wahyuddin menjelaskan, angin puting beliung menerjang pulau yang berjarak dua jam dari ibu Kota Pangkajene ini siang.

Angin puting beliung datang disertai hujan deras membuat warga berlarian menyelamatkan diri.

Dari 15 rumah, tujuh diantaranya masuk kategori mengalami rusak parah. Sementara enam lainnya rusak ringan.

Kerusuhan bangunan rumah kayu yang ditimbulkan angin puting beliung dibagian atap dan dinding. Atap dan dinding rumah warga beterbangan ke udara terbawa putaran angin puting beliung yang sangat keras.

“Data dari pemerintah desa mattiro deceng, jumlah rumah yang rusak 15. Tujuh rusak parah, enam rusak sedang dan dua rusak ringan,” kata Wahyuddin.

Cuaca buruk yang terjadi di wilayah perairan Kabupaten Pangkep membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum bisa ke Pulau Badi. Petugas terpaksa menunggu cuaca membaik untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban. [SHR]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com