PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
Makassar

Hadapi Kiriman Gepeng dan Anjal, Dinas Sosial Makassar Aktif Lakukan Pengawasan

654
×

Hadapi Kiriman Gepeng dan Anjal, Dinas Sosial Makassar Aktif Lakukan Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Hadapi Kiriman Gepeng dan Anjal, Dinas Sosial Makassar Aktif Lakukan Pengawasan

MAKASSAR – Tim Terpadu Dinas Sosial Kota Makassar yang terdiri dari beberapa aparat kepolisian, Satpol PPB, Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang dan beberapa tim lain, rutin melakukan patroli terkait Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan anak jalanan (Anjal).

Kadis Sosial Kota Makassar Akhmad Namsum mengatakan terkhusus bulan Ramadhan, pihaknya rutin menerjunkan tim gabungan, menganantisipasi menjamurnya gepeng dan anjal di kota Makassar

“Menjamurnya gepeng dan anjal diakibatkan adanya oknum yang memobilisasi gepeng dan anjal dari kabupaten tetangga masuk ke kota Makassar,” ucap Akhmad Namsum di kantornya, Kamis (9/5/2019).

Menururnya Gepeng dan Anjal yang dijaring, selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan melakukan pendataan dan pembinaan.

“Mereka selanjurnya di data dan ditampung di Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) tim kami dari Peksos melakukan assesment kepada anjal yang terjaring”

“Selanjutnya apabila dari mereka ada yang menjamin akan dibuatkan pernyataan tidak lagi melakukan kegiatan yang sama, “jelasnya.

“Setelah dilakukan assesment dari gepeng dan anjal yang terjaring, rata-rata mereka tidak memiliki KTP kota Makassar, makanya pada saat mereka ingin dijamin yang datang memberikan jaminan itu rata-rata Wali mereka,” ujar Akhmad menambahkan

Lebih jauh Ahkmad menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terus menerus berkoordinasi dengan Tim CCTV dan NTPD 112 di War Room Kota Makassar.

Tim CCTV sangat aktif memberikan informasi kepada dinsos terkait keberadaan gepeng dan anjal di wilayah Makassar.

“Bagi warga yang melaporkan keberadaan gepeng dan Anjal yang mengganggu dapat melaporkan dipanggilan masuk ke NTPD 112 dan segera akan tindaki lanjuti dilapangan”

“Kedepan Kami akan mencoba bekerja sama dengan BLK, hal apa saja yang bisa dibuat kedepannya dalam mengasesment gepeng anjal ini,” ucapnya.

Ahmad Namsum menambahkan bahwa selama ini tidak benar bila pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Sosial, tidak pernah memperhatikan dan menertibkan para gepeng dan anjal di kota Makassar.

Dia menegaskan saat ini Dinas Sosial telah terbagi beberapa tim dalam melakukan pengawasan dan langsung melakukan penindakan bila ditemukan Anjal dan Gepeng dijalanan.

“Selain kerja sama dengan Tim terpadu, kami juga tetap mengharapkan laporan dari warga melalui NTPD 112 untuk segera menindak lanjuti keluhan warga terkait keberadaan Anja dan Gepeng,” tandas Akhmad Namsum. (UDN)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com