PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone •
News

Ribuan Warga Peringati 15 Tahun Bencana Tsunami di Aceh

747
×

Ribuan Warga Peringati 15 Tahun Bencana Tsunami di Aceh

Sebarkan artikel ini
Ribuan Warga Peringati 15 Tahun Bencana Tsunami di Aceh 2
Warga membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an saat berziarah di kuburan massal para korban tsunami dalam peringatan 15 tahun bencana tersebut di Banda Aceh, 26 Desember 2019.

ACEH – Ribuan orang di Aceh melangsungkan doa bersama untuk memperingati 15 tahun bencana Tsunami di provinsi itu – salah satu bencana terburuk dalam sejarah moderen.

Para penyintas dan keluarga para korban terlihat berurai air mata sewaktu menghadiri berbagai kegiatan keagamaan dan upacara-upacara peringatan bencana itu.

Toko-toko dan kantor-kantor tutup, kapal-kapal tidak diizinkan berlayar dan bendera Merah Putih dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru Aceh pada hari Kamis (26/12) dan Jumat (27/12).

Bencana tsunami pada 26 Desember 2004 dipicu oleh gempa berkekuatan 9,1 SR di lepas pantai Sumatara. Ombak raksasa itu menewaskan sekitar 230.000 orang di belasan negara hingga sejauh Afrika Timur.

Provinsi Aceh, yang paling dekat dengan pusat gempa, mengalami akibat terburuk, di mana lebih dari 170.000 tewas – atau sekitar tiga perempat dari total korban tewas secara keseluruhan.

Peringatan tsunami di Aceh, Kamis (26/12), berlangsung empat hari setelah peringatan bencana tsunami Selat Sunda, tahun lalu, menyusul ledakan dan runtuhnya sebagain gunung Anak Krakatau.

Tsunami itu menghantam kawasan-kawasan pantai di provinsi Banten, beberapa wilayah Sumatera Selatan, serta mengakibatkan lebih dari 400 orang tewas dan 14.000 lainnya cedera. [voa]

Ribuan Warga Peringati 15 Tahun Bencana Tsunami di Aceh
Seorang warga menuangkan air ke sebuah batu yang menandai kuburan massal bagi para korban tsunami Samudra Hindia dalam peringatan 15 tahun bencana di Banda Aceh, Kamis, 26 Desember 2019. (Foto AP / Nurhasanah)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com