MAKASSAR – Beredar informasi, hari ini (Senin, 6/1/2020) atau pekan ini, akan melakukan mutasi/rotasi pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulsel.
Hal ini, sekaligus mengisi posisi-posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai struktur baru kelembagaan/organisasi yang telah digodok pada 2019 lalu.
Informasinya, pelantikan pejabat akan dilakukan pada pukul 08.00 wita pagi ini. Sebenarnya, kata seorang pejabat di lingkup Pemprov Sulsel yang enggan disebut namanya, pelantikan sudah dilaksanakan Jumat pekan lalu. Namun karena satu dan lain hal, rencana itu diundur hari ini.
Beberapa pejabat yang dikonfirmasi terkait rencana tersebut mengaku belum menerima undangan atau pemberitahuan untuk menghadiri pelantikan.
“Kalau pelantikan belum ada informasi. Namun, kami terima informasi jika besok harus hadir jam 08.00 wita. Bapak Gubernur akan melakukan briefing,” kata sumber tersebut.
Rencana mutasi besar-besaran yang akan dilakukan NA membuat banyak pejabat merasa was-was. Pasalnya, dalam struktur OPD baru tersebut, sejumlah jabatan akan hilang karena instansi terkait melebur ke OPD lainnya.
Berdasarkan Perda Nomor 11/2019 tentang perubahan atas Perda Nomor 10/2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, disebutkan, ada beberapa OPD yang dirampingkan. Adapula yang berganti nama dan struktur di bawahnya ikut berubah.
Dia menyebutkan, jumlah biro di lingkup sekretariat daerah Sulsel menjadi delapan biro dari yang dulunya sembilan. Lalu untuk lingkup kedinasan juga berkurang menjadi 26 dinas, termasuk badan yang sekarang menjadi sembilan saja.
Adapun nomenklatur perangkat daerah yang berubah ataupun digabung di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Ketahanan Pangan,
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, dan Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Sementara, untuk tingkat sekretariat daerah yang berubah yakni Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, dan Biro Administrasi Pimpinan.
Data yang dihimpun, nama yang terdeteksi mengalami mutasi adalah Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prof Rudy Djamaluddin akan didefinitifkan sebagai Kepala Bappeda Sulsel.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Andi Hasdullah akan bergeser menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Sementara posisi yang ditinggalkan, santer beredar nama Devo Khadaffi yang akan menempati.
Selain itu, bakal ada nama baru yang akan masuk dalam jajaran kepala OPD Pemprov Sulsel. Termasuk nama salah satu tim TGUPP, Jayadi Nas, dipercaya mengisi pos Kepala Dinas Pendidikan atau Dinas Sosial.
Untuk dua posisi di Dinas PU, informasinya tetap akan ditempati Andi Dharmawan Bintang dan Andi Bakti Haruni.
Selain itu, sejumlah nama diperkirakan akan tetap berada diposisinya. Seperti Kasatpol PP Mujiono.
Gubernur Sulsel saat dikonfirmasi terkait rencana itu mengatakan, dirinya menyerahkan sepenuhnya rencana tersebut kepada tim penilai kinerja.
Tim yang dimaksud terdiri dari Asisten III, Kepala Badan Diklat, Inspektur Inspektorat, BKD dan di ketuai oleh Sekprov Abdul Hayat Gani. “Yah diserahkan saja ke tim penilai kinerja,” katanya singkat.
Sementara itu, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani saat dikonfirmasi juga belum bisa memastikan kapan mutasi bakal dilakukan.
Pasalnya, hasil penilaian tim belum keluar. Tapi dia memastikan dalam pekan ini proses mutasi tersebut bakal berlangsung. (*)













