PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Biro Humas Pemprov Sulsel

Dampak Corona, 11.800 Pekerja Dirumahkan, 397 di PHK

446
×

Dampak Corona, 11.800 Pekerja Dirumahkan, 397 di PHK

Sebarkan artikel ini
Dampak Corona, 11.800 Pekerja Dirumahkan, 397 di PHK
Kepala Disnakertrans Sulsel, Andi Darmawan Bintang

MAKASSAR – Pendemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar diberbagai sektor termasuk disektor ketenagakerjaan.

Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel mencatat hingga tanggal 20 April 2020 jumlah perusahaan yang terdampak Virus corona mencapai 970 perusahaan yang tersebar diberbagai daerah di Sulsel.

Kepala Disnakertrans Sulsel, Andi Darmawan Bintang menyebutkan, sektor ketenagaakerjaan merupakan salah satu yang terdampak cukup besar dengan jumlah mencapai 970 perusahaan.

“Kondisi sektor ketenagaankerjaan hingga 20 April 2020, dengan total perusahaan terdampak sebanyak 970 perusahaan. Total Pekerja yang dirumahkan sekitar 11.800 Orang serta Pekerja yang di PHK sekitar 397 Orang,” ungkap Andi Darmawan Bintang melalui teleconference, Senin (20/4).

Dia menyebutkan, dari 11.800 orang yang dirumahkan sekitar 5.230 tetap dibayarkan upahnya. Selebihnya dirumahkan tanpa menerima upah dan menunggu panggilan bekerja kembali.

“Dari data diatas 3 Daerah di Sulsel tertinggi terdampak sektor ketenagaakerjaan karena covid-19 adalah Kota Makassar, dengan jumlah pekerja 7.893. Kabupaten Tana Toraja dengan jumlah pekerja 1.616 serta Sinjai dengan jumlah pekerja 839,” papar Darmawan.

Lebih jauh Andi Darmawan Bintang menjelaskan, secara rinci untuk pekerja yang paling banyak di PHK ada di kota Makassar sekitar 224, menyusul Kabupaten Gowa sebanyak 65 orang.

“Pekerja paling banyak di PHK ada dikota Makassar sebanyak 224. Kabupaten Gowa 65 Pekerja. Kota Palopo 64 Pekerja. Toraja Utara 37 Pekerja. Bulukumba 3 Pekerja. Sinjai 2 Pekerja. Takalar 1 Pekerja serta Kabupaten Maros 1 pekerja,” jelasnya.

Kadisnakertrans menambahkan, Pendaftaraan kartu prakerja yang dicanangkan pemerintah pusat untuk gelombang pertama telah ditutup.

“Kartu prakerja gelombang pertama telah ditutup. Bagi yang belum sempat mendaftar bisa mengikuti tahap kedua yang dibuka pada tanggal 20 April ini. Saat ini untuk jumlah peserta yang dinyatakan lulus pada gelombang pertama masih menunggu informasi dari pemerintah pusat,” tambahnya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com