PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • Bongkar Fakta Anak Indonesia Terjebak Dalam ‘Neraka’ Sekolah • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • Bongkar Fakta Anak Indonesia Terjebak Dalam ‘Neraka’ Sekolah •
Ekonomi

Disdag Sulsel akan Maksimalkan Distribusi ke Pasaran untuk Tekan Harga Cabe

571
×

Disdag Sulsel akan Maksimalkan Distribusi ke Pasaran untuk Tekan Harga Cabe

Sebarkan artikel ini
Ashari Fakhsirie Radjamilo
Ashari Fakhsirie Radjamilo. (foto: dok)

MAKASSAR—Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Sulawesi Selatan, Ashari Fakhsirie Radjamilo telah melakukan langkah dalam menekan naiknya harga cabe di pasaran.

Kadisdag Sulsel menjelaskan, salah satu penyebab terjadinya kenaikan harga cabe karena cuaca buruk yang membuat distribusi kepasaran tidak berjalan lancar.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) terkait termasuk yang ada di kabupaten dan kota se-Sulsel untuk menekan kenaikan harga cabai dengan memaksimalkan distribusi ke pasaran,” ungkapnya, Kamis (11/3/2021).

Sejauh ini, kata Ashari, stok cabe banyak, tapi karena beberapa terakhir ini terjadi hujan dengan intensitas tinggi sehingga distribusi tidak merata.

“Contoh di kabupaten Wajo harga cabe sempat naik Rp 65 ribu perkilogram,maka kami langsung lakukan koordinasi dengan OPD terkait dan intervensi,dengan memasukkan stok cabe di kabupaten terdekat,” sebutnya.

Selain cabe, perkembangan harga sembilan pokok juga menjadi perhatian Disdag Sulsel termasuk melaporkan langsung ke Plt Gubernur Sulsel.

“Kami juga melaporkan ketersediaan stok pangan jelang Bulan Suci Ramadhan ke Plt Gubernur Sulsel dan memastikan semua mencukupi serta harga yang tetap terkendali di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel,” tutur mantan PJ Sekprov Sulsel ini.

Ashari menambahkan, operasi pasar akan dilakukan jelang bulan suci ramadhan. “Pasti kita lakukan operasi pasar pada saat jelang ramadhan dan saat akan lebaran sehingga daya beli masyarakat tetap stabil,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com