PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone •
DaerahGowa

Prosesi ‘Accera Kalompoang’ Bentrokan Massa kembali Pecah

518
×

Prosesi ‘Accera Kalompoang’ Bentrokan Massa kembali Pecah

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Bentrok kembali terjadi di Istana Balla Lompoa saat prosesi ‘Accera Kalompoang’ oleh Pemerintah Kabupaten Gowa, saling serang terjadi dengan melempar batu, Senin (12/9/2016)

Bentrok tersebut, terjadi antara massa dari luar area istana yang diduga keluarga Kerajaan Gowa dengan Satpol PP dan warga didalam area istana yang mengaku Masyarakat Peduli Aset Pemerintah.

Hampir tiga jam petugas kepolisian melerai kedua belah pihak yang bertikai. Polisi meminta warga diarea istana Balla Lompoa memercayakan situasi bentrok kepada kepolisian untuk menangani massa di luar istana.

Massa diluar istana juga membakar ban ditengah jalan, sehingga menyulitkan polisi untuk mengamankan kejadian ini.

Sementara itu, massa keluarga Istana Balla Lompoa dibawa komando Irwan Hasanuddin Karaeng Tiro, terlihat berjaga-jaga dibelakang pintu masuk istana Balla Lompoa. Sesekali terdengar teriakan dari Karaeng Tiro yang massanya untuk mundur.

“Jangan lawan aparat, kita hanya melawan orang-orang yang merusak tatanan adat dan peninggalan kerajaan Gowa,” teriak Kareng Tiro. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com