PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Internasional

Lebih dari 10 Juta Orang Mengungsi, Suriah Tertinggi

1217
×

Lebih dari 10 Juta Orang Mengungsi, Suriah Tertinggi

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Sebanyak lebih dari 10 juta orang telah mengungsi di seluruh dunia pada paruh pertama 2016. Suriah, Yaman dan Turki teratas dalam daftar, menurut perkiraan yang disusun oleh Pusat Pemantauan Pengungsi Dalam Negeri (IDMC).

Laporan IDMC mengatakan, dari Januari hingga Agustus, konflik bersenjata telah mengakibatkan 900.000 orang mengungsi di Suriah, 478.000 di Yaman dan 355.000 di Turki.

Jutaan lagi telah kehilangan rumah karena banjir. Dua juta orang menjadi pengungsi di China, dan 946.000 di Indonesia.

Kelompok itu melacak orang-orang yang menjadi pengungsi di dalam negeri atau IDP di 16 negara, dan mengatakan bahwa IDP saat ini merupakan dua pertiga dari 60 juta orang yang terlantar akibat konflik dan kekerasan.

Kelompok tersebut memperingatkan banyak pengungsi mula-mula mengungsi di dalam negeri, untuk mencari keselamatan dan bantuan, baru kemudian memilih atau terpaksa lari keluar negeri.

Laporan itu dikeluarkan menjelang KTT Majelis Umum PBB untuk Pengungsi dan Migran, yang menurut rencana akan dibuka hari Senin (19/9/2016).

Sementara itu, IDMC mengeluarkan kecaman keras atas KTT itu karena tidak mencantumkan kenaikan rekor jumlah pengungsi dalam negeri, yang katanya merupakan akar dari persoalan pengungsi di dunia. (sp/isa/voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com