Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Nasional

Gubernur Sulsel Bawa 2 Kilo Tanah Merah dan 1 Liter Air ke IKN

1219
×

Gubernur Sulsel Bawa 2 Kilo Tanah Merah dan 1 Liter Air ke IKN

Sebarkan artikel ini
Setahun Menjabat, Andi Sudirman Selesaikan Utang Pemprov Rp1 Triliun dan Pulihkan Ekonomi
Andi Sudirman Sulaiman telah menjabat sebagai Plt Gubernur Sulsel setahun lebih. Ia diamanahkan sebagai Plt Gubernur tertanggal 1 Maret 2021 lalu.

BALIKPAPAN—Serangkaian ritual adat akan mewarnai penyambutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Presiden Joko Widodo memerintahkan agar seluruh gubernur hadir dengan membawa tanah dan air dari daerahnya masing-masing.

Khusus Sulawesi Selatan, tanah dan air yang dibawa Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman ternyata bukan sembarangan. Tanah dan air tersebut punya filosofi tersendiri.

Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan, Sudirman membawa tanah dan air yang penuh makna ke IKN. Dua kilo tanah merah diambil di Kabupaten Bone, sementara satu liter air diambil dari kabupaten Gowa.

“Bukan tanah dan air sembarangan. Ada makna dan filosofinya,” ujar Abdul Hayat saat dikonfirmasi Minggu, 13 Maret 2022.

Abdul Hayat menjelaskan tanah itu diambil di Tana Bangkalae, Kabupaten Bone. Tanah ini jadi simbol menyatunya tiga kerajaan di Sulsel kala itu.

Kerajaan itu adalah Kerajaan Gowa, Kerajaan Bone dan Kerajaan Luwu. Walau sempat berseteru, tiga kerajaan ini akhirnya bersatu untuk mengusir penjajah.

“Itu maknanya kenapa tanah diambil di Tana Bangkalae. Itu sejarahnya panjang, ada tiga kerajaan yang menyatu disana,” jelasnya.

Sementara, untuk air diambil dari sumur masjid di Katangka, Kabupaten Gowa. Masjid ini dibangun pada tahun 1603 dan jadi salah satu masjid tertua di Indonesia.

Kata Hayat, sumur tersebut jadi tempat melepas penat bagi Sultan Alauddin. Di masjid tersebut juga jadi bukti peradaban sejarah masuknya agama islam di Sulawesi Selatan.

“Dan sumur itu abadi tidak kering. Masjid Katangka itu juga dahulu kala tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi jadi benteng perlindungan saat perang,” ujar Hayat.

Hayat menambahkan Sudirman saat ini sudah bertolak ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur untuk menghadiri penyambutan IKN Nusantara. Tanah yang dibawanya dikemas dalam kendi ukiran Toraja. Sementara airnya ditaruh di dalam botol.

Sudirman dan Gubernur lainnya akan mengikuti prosesi penyambutan IKN selama tiga hari, yakni 13-15 Maret 2022. Tanah dan air dari penjuru negeri itu akan digunakan di dalam ritual adat yang akan digelar di titik nol IKN Nusantara.

“Saat rakor dijelaskan bahwa tanah dan air itu akan dituangkan dalam wadah besar dari tembaga yang diberi nama Kendi Nusantara,” tukas Hayat.

Presiden RI Joko Widodo sendiri dijadwalkan akan hadir dan berkemah di titik nol yang menjadi lokasi dibangunnya Istana Negara. (*)

error: Content is protected !!