MAKASSAR—Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), menanggapi silang pendapat antara Pemerintah Kota Makassar dengan Balai Pengelola Kerata Api (BPKA) Sulawesi Selatan terkait desain rel kereta Api, meminta Komisi C segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Menurut ARA Sejak awal desain rel kereta api di Kota Makassar menggunakan system melayang (elevated) sementara pihak BPKA terus teguh mempertahankan desain pembangunan rel kereta api dan stasiunnya menggunakan pola landed atau di atas tanah, dengan pertimbangan minim anggaran.
ARA berpendapat silang pendapat tersebut tidak bioleh berlarut-larut karena ini merupakan projek strategies nasional dan kereta api telah lebih 10 tahun dinantikan masyarakat Sulawesi Selatan. Olehnya itu ARA meminta komisi C segera menggelar RDP dengan memanggil semua pihak terkait untuk mencari solusinya.
“Selaku koordinator Komisi C, saya meminta ketua Komisi C untuk secepatnya mengagendakan rapat dengar pendapat dan memanggil pihak terkait untuk membahas dan mencari solusi masalah itu,” tegas ARA, Rabu (20/7/2022)
Selain pihak terkait, ARA juga meminta agar para ahli tata ruang, transportasi dan lainnya juga dipanggil agar nantinya hasil yang dikeluarkan berkualitas dan melahirkan kesepakatan bersama.
“Kita belum tahu siapa yang benar, karena tidak ada dokumen-dokumen yang kita pegang. Kita berharap BPKA menyerahkan semua dokumen perencanaannya dan kita bahas dengan melibatkan para ahli dan pakar untuk betul-betul fokus bahas ini kereta api,” pungkasnya. (t4m)













