MAKASSAR—Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie menyebut bahwa kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar masih masuk kategori hijau.
Hal itu disampaikan Andi Bukti saat usai mengikuti Peluncuran Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Jl. Penghibur Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/5/2024) malam.
Menurutnya , penyelenggaraan pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres) berbeda dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Kerawanan Pilkada relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Pilpres.
Hal itu lanjutnya, dikarenakan Pilkada keberadaan calon ada di daerah masing-masing sementara Pilpres calonnya tidak berada di sini.
“Pilkada itu tingkat kerawanannya tinggi karena Presiden dan Wakil Presiden memiliki calon di pusat, bukan disini. Sementara itu, untuk Pilkada, memiliki calon di daerah masing-masing lalu mereka itu berhadap-hadapan sehingga kerawanan akan lebih tinggi,” ujar Andi Bukti.
Meski demikian Andi Bukti menyebutkan, bahwa hingga saat ini kondisi Makassar masih dalam kategori hijau.
“Kita masih hijau, jadi kita harus pertahankan hal ini sampai Pilkada 27 November mendatang,” ujarnya.
Olehnya itu Andi Bukti, mengajak seluruh elemen untuk turut serta menjaga stabilitas dan keamanan di Kota Makassar agar tetap kondusif.
“Mari kita mengajak kepada kita sekalian untuk bersama-sama menjaga kota kita cintai ini, sehingga kota ini tetap kondusif pada pilkada nanti,” pungkasnya.
Untuk diketahui Pesta Demokrasi Pilkada Kota Makassar 2024 telah resmi dimulai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar meluncurkan Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Makassar 2024, di Anjungan Pantai Losari pada Senin (20/5/2024) malam.
Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol secara bersama oleh 5 komisioner KPU Makassar, Kepala Badan Kesbangpol Andi Bukri Djufrie dan Ketua KPU Sulsel Hasbullah. (*/4dv)













