Antisipasi Penyebaran DBD, Kelurahan Biring Romang Fogging 9 Wilayah ORTnya Secara Swadaya
Guna mencegah menyebarnya penularan penyakit Demam Berdarah (DBD) yang mulai menjangkiti beberapa warganya, Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, melaksanakan penyemprotan insektisida atau fogging secara swadaya, di sembilan wilayah ORT-nya, Kamis (27/05/2021).

MAKASSAR—Guna mencegah menyebarnya penularan penyakit Demam Berdarah (DBD) yang mulai menjangkiti beberapa warganya, Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, melaksanakan penyemprotan insektisida atau fogging secara swadaya, di sembilan wilayah ORT-nya, Kamis (27/05/2021).

Plt. Lurah Biring Romang, Andi Muh. Yahya, SE, ketika ditemui Media Sulsel saat mendampingi petugas Fogging mengatakan bahwa kegiatan fogging swadaya tersebut diinisiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Biring Romang bersama sejumlah ketua ORT dan ORW yang di wilayahnya diduga ada warga yang terjangkit DBD, setelah pihak kelurahan Biring Romang berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Bangkala.

“Setelah menerima laporan dari sejumlah ORT, bahwa terdapat sejumlah warga yang diduga terkena DBD, saya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Bangkala, namun karena satu dan lain hal, pihak Puskesmas menyatakan belum bisa melaksanakan fogging sesuai permintaan warga,” terang Yahya, .

Mendapati jawaban dari pihak Puskesmas seperti itu, Andi Yahya mengaku segera berkoordinasi dengan ketua LPM, dan diputuskan untuk melakukan pertemuan koordinasi dengan ketua ORT dan ORW guna mencari jalan keluar menghadapi masalah tersebut.

Dari hasil koordinasi yang dilaksanakan di kediaman ketua LPM Biring Romang, Ambang Ardi Yunisworo, pada Rabu, 25 Mei 2021, diputuskan untuk mengambil langkah dengan melakukan fogging dengan cara swadaya dengan biaya dibebankan kepada setiap ORT yang menginginkan wilayahnya dilakukan penyemprotan, dan penyemprotan dapat dilakukan secepat-cepatnya.

“Jadi kegiatan Fogging yang dilaksanakan secara swadaya hari ini, murni inisiasi dari LPM dan para ketua ORT dan ORW yang merasa di wilayahnya terdapat warganya yang terjangkit DBD, dan kami pihak kelurahan hanya memfasilitasi dan membantu agar semuanya dapat berjalan secara baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Yahya.

Ketua LPM Kelurahan Biring Romang, Ambang Ardi Yunisworo, saat dikonfirmasi menyatakan, bahwa seluruh peserta rapat menganggap situasinya sudah darurat dan proses penyemprotan harus dilaksanakan sesegera mungkin, sehingga diambil keputusan untuk dibiayai secara swadaya.

“Alhamdulillah ada pihak yang bersedia membantu meminjamkan alat foggingnya, sehingga beban kami hanya biaya pengadaan obat, solar, BBM, honor operator dan biaya operasional lainnya. Setelah dikalkulasi, kita bersepakat setiap ORT yang akan difogging menanggung biaya sebesar Rp400 ribu,” tukas Ambang.

Lebih lanjut menurut Ambang, 9 ORT yang dilakukan penyemprotan tersebut merupakan wilayah yang telah dilaporkan terdapat warganya terserang DBD. Ke-9 ORT tersebut adalah ORT. 04/ ORW. 01, ORT. 06/ORW. 03, ORT. 07/ORW. 03, ORT. 01/ORW. 05, ORT. 03/ORW. 05, 05/ORW. 05, dan ORT. 04/ORW. 06, serta ORT. 01 dan ORT. 02, ORW. 08.

Sementara itu, Korlap Kegiatan Fogging, Rahmat Saleh, ST menyampaikan, bahwa sesuai protap fogging yang dilaksanakan pada saat ini merupakan fogging tahap awal, yang berfungsi untuk membunuh nyamuk dewasa, sehingga rencananya akan diadakan fogging lanjutan guna membunuh jentik-jentik setelah 2 minggu kemudian.

“Kami berusaha untuk dapat melakukan kegiatan fogging tahap kedua 2 minggu yang akan datang, karena sesuai protap, fogging akan efektif jika dilakukan 2 kali dalam 2 minggu yaitu tahap pertama membunuh nyamuk dewasa, tahap kedua membersihkan jentik yang akan tumbuh menjadi nyamuk,” terang Rahmat.

Nampak turut mengawal proses penyemprotan yang dihelat sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WITA tersebut antara lain, Plt. Lurah Biring Romang Andi Yahya, Ketua LPM, Ambang Ardi, Babinsa Biring Romang, Serma Syahrullah, Ketua ORT. 01/ ORW. 05, Rahmat Saleh, ST, yang sekaligus bertindak selaku korlap kegiatan serta sejumlah ketua ORT di wilayah yang dilakukan penyemprotan. (51l)