Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Askari: RPJMD Desa yang Responsif Gender Harus dilakukan

644
×

Askari: RPJMD Desa yang Responsif Gender Harus dilakukan

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak provinsi (DPPPA) sulsel,Drs Askari M, si belum lama ini menghadiri kegiatan penyusunan Rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Desa yang responsif gender dikabupaten Maros.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh kementrian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak republik indonesia bekerjasama dengan DPPPA provinsi sulsel dan kabupaten maros,dihadiri oleh Deputy bidang kesetaraan gender kementerian PPPA RI,serta semua instansi terkait.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Drs Askari M, si,mengaku,kegiatan ini merupakan langkah untuk melihat dan menyamakan pandangan agar seluruh RPJMD Desa diindonesia khususnya sulsel responsif gender.

“Kementerian DPPPA mengingankan agar setiap kebijakan yang tertuang dalam RPJMD desa semuanya responsif gender,termasuk nantinya dari setiap bantuan dari pusat yang masuk kedaerah,” Kata Askari.

“Desa dikabupaten maros menjadi pilot project yang nantinya bisa diikuti desa lainnya disulsel dalam penerapan RPJMD Desa yang responsif gender,” Pungkasnya.

Drs Askari M, si Lebih jauh mengaku,pada kegiatan ini dilakukan bimbingan dan pelatihan yang tujuannya agar perencanaan pembangunan selama lima tahun kedepan responsif gender atau terjadi keterlibatan yang sama antara laki-laki dan perempuan.

“Selama ini musrembang tingkat kabupaten,provinsi maupun nasional,perempuan selalu dilibatkan didalamnya tetapi musrembang tingkat desa tidak dilibatkan padahal merupakan ujung tombak, sehingga ini harus dirubah dan menjadi perhatian bersama,”Tegasnya.

“Kalau RPJMD desa memperhatikan kaum perempuan maka setiap program harus melibatkannya misalnya adanya pelatih menjahit dengan melakukan pengadaan mesin bordir,pelatihan kewirausahaan,bantuan permodalan serta lainnya,yang tentunya akan meningkatkan produktifitas dan income keluarga,” Tutupnya. [*]

error: Content is protected !!