JAKARTA — ASUS resmi memperkenalkan laptop bisnis flagship terbarunya, ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA), dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (7/5/2026). Perangkat ultra-portabel ini diklaim menggabungkan kekuatan teknologi dari ASUS, Intel, dan Microsoft untuk menjawab kebutuhan kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kian meningkat.
Laptop ini diposisikan sebagai bukti kepemimpinan ASUS di segmen PC komersial, dengan menghadirkan performa tinggi, desain ringan, serta integrasi AI kelas enterprise dalam satu perangkat.
Co-CEO ASUS, S.Y. Hsu, menyebut ExpertBook Ultra sebagai puncak inovasi perusahaan. Menurutnya, perangkat ini dirancang tanpa kompromi untuk memenuhi kebutuhan profesional modern yang membutuhkan kinerja cepat dalam balutan desain elegan.
Dari sisi desain, ExpertBook Ultra menggunakan material magnesium-aluminium kelas kedirgantaraan dengan lapisan Nano Ceramic berstandar kekerasan tinggi. Bobotnya hanya 0,99 kg untuk varian POLED dan 1,09 kg untuk Tandem OLED, namun tetap dibekali baterai 70Wh yang mampu bertahan hingga 26 jam penggunaan.
Di sektor performa, laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra X9 Series dengan dukungan teknologi pendingin canggih, memungkinkan kinerja CPU stabil di 50W tanpa penurunan performa. Dukungan grafis Intel Arc B390 serta memori berkecepatan tinggi dan SSD PCIe Gen5 turut mendorong performa yang diklaim melampaui standar laptop bisnis saat ini.

Untuk pengalaman visual, ASUS membenamkan layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED dengan tingkat kecerahan hingga 1400 nits dan refresh rate adaptif 30–120Hz. Sektor audio diperkuat sistem Dolby Atmos enam speaker untuk menghadirkan pengalaman multimedia imersif.
Dari sisi produktivitas, perangkat ini dilengkapi keyboard tahan tumpahan, haptic touchpad presisi tinggi, serta port I/O lengkap, termasuk USB-C, USB-A, HDMI 2.1, dan audio jack.
ExpertBook Ultra juga mengusung fitur AI terintegrasi melalui MyExpert AI, termasuk AI ExpertMeet dan Knowledge Hub berbasis lokal. Sistem keamanannya mengadopsi standar NIST dengan fitur BIOS self-healing serta autentikasi biometrik ganda.
Perwakilan Intel Asia Pasifik, Simon Chan, menyebut perangkat ini mampu memaksimalkan performa hingga 50 TOPS dari NPU terbaru, sehingga mendukung pemrosesan aplikasi AI secara efisien.
Sementara itu, Lee Edgerton dari Microsoft menambahkan, integrasi Copilot+ memungkinkan fitur seperti transkripsi rapat, penerjemahan real-time, hingga pencarian dokumen langsung di perangkat dengan latensi minim.
Brand Ambassador ASUS Indonesia, Gita Wirjawan, menilai laptop ini cocok bagi profesional dengan mobilitas tinggi. Selain ringan, perangkat ini juga mampu memberikan hingga enam jam penggunaan hanya dengan pengisian daya selama 15 menit.
ASUS ExpertBook Ultra hadir dengan spesifikasi tinggi, termasuk RAM hingga 64GB, penyimpanan hingga 2TB, serta sistem operasi Windows 11. Perangkat ini ditujukan bagi kalangan profesional, eksekutif, hingga pelaku bisnis yang membutuhkan perangkat kerja bertenaga, aman, dan fleksibel. (R077)














