PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dilema Hilirisasi tanpa IndustrialisasiBupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKrisis Mental dan Kesepian Generasi Muda: Saatnya Kembali pada IslamKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RT
Tekno

Benarkah Serangan “Ransomware” dari Korea Utara?

488
×

Benarkah Serangan “Ransomware” dari Korea Utara?

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Pakar-pakat komputer hari Senin mengatakan, kode-kode tertentu dalam virus “ransomware” mungkin menunjukkan bahwa serangan itu dilancarkan oleh Korea Utara.

Perusahaan perangkat lunak anti-virus Symantec dan Kaspersky Lab mengutip kode yang pernah dipakai oleh kelompok peretas yang dikenal dengan nama Lazarus Group, yang meretas perusahaan film Sony tahun 2014, yang dituduhkan pada Korea Utara.

Tapi kedua perusahaan anti-virus itu mengatakan masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan pasti, karena kode itu mungkin saja telah ditiru oleh orang lain untuk digunakan dalam serangan paling baru ini.

Serangan minta uang tebusan itu hari Senin melanda ribuan komputer, kebanyakan di Asia, setelah orang-orang mulai hari kerja mereka sejak virus komputer itu merebak akhir pekan lalu dan menyebar ke 150 negara.

Para pejabat kesehatan di Inggris mengatakan sejumlah rumah sakit masih mengalami gangguan komputer hari Senin, tapi

menteri kesehatan Jeremy Hunt “agak tenang” karena gelombang serangan kedua yang dikhawatirkan tidak terjadi.

Kepala perusahaan perangkat lunak Microsoft Brad Smith mengatakan badan mata-mata Amerika, National Security Agency atau NSA telah membuat kode yang digunakan dalam serangan lewat internet itu. Tapi penasihat keamanan nasional presiden Trump, Tom Bossert mengatakan serangan itu dilancarkan oleh “penjahat” dan bukan oleh pemerintah Amerika. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com