Beranda » Nasional » BJ Habibie Wafat, Masyarakat diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
BJ Habibie Wafat, Masyarakat diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Nasional News

BJ Habibie Wafat, Masyarakat diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang

JAKARTA – Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto usai Magrib, Rabu, 11 September 2019 sekitar pukul 18.05 WIB

BJ Habibie meninggal di usia 83 tahun. Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka, Patra Kuningan, Jakarta, malam ini.

Sekretaris Negara Praktino mengatakan bahwa kepergian Habibie menjadi duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia. dia juga menambahkan bahwa Pemerintah menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai Sabtu (14/9).

“Pemerintah menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari, atas meninggalnya Bapak BJ Habibie. Mulai hari ini sampai tanggal 14 September,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Pratikno lantas mengajak seluruh masyarakat Indonesia didalam dan luar negeri mengibarkan bendera setengah tiang mulai malam ini sampai 14 September. Selain masyarakat, kantor-kantor pemerintah baik di dalam maupun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019,” ujarnya.

Imbauan tersebut tertuang melalui surat B- 1010/M.Sesneg/Set/TU.0010912019 11 September 2019 tentang pengibaran bendera negara setengah tiang.

Jenazah Habibie kemudian akan dibawa ke kediamannya di kawasan Patra Kuningan, Jakarta. Rencananya besok Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. [*]