PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Cing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanDua Gelar Juara Sulsel Berbuah Rp6 Miliar dan 300 Rumah Bakal DibedahSebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Cing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanDua Gelar Juara Sulsel Berbuah Rp6 Miliar dan 300 Rumah Bakal DibedahSebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah Rumah
News

BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Banyak Daerah

299
×

BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Banyak Daerah

Sebarkan artikel ini
BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Banyak Daerah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rangkaian kejadian banjir, banjir rob, dan cuaca ekstrem yang berlangsung di sejumlah wilayah sejak Kamis (4/12) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (5/12) pukul 07.00 WIB. Curah hujan tinggi dan pasang air laut menjadi pemicu utama kejadian-kejadian tersebut, yang berdampak luas pada permukiman, akses jalan, dan aktivitas masyarakat.

MEDIASULSEL.COM—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rangkaian kejadian banjir, banjir rob, dan cuaca ekstrem yang berlangsung di sejumlah wilayah sejak Kamis (4/12) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (5/12) pukul 07.00 WIB. Curah hujan tinggi dan pasang air laut menjadi pemicu utama kejadian-kejadian tersebut, yang berdampak luas pada permukiman, akses jalan, dan aktivitas masyarakat.

Salah satu kejadian dengan dampak terbesar terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, ketika banjir rob melanda permukiman sejak Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Kenaikan permukaan air laut yang dipicu hujan intens mengguyur wilayah pesisir menyebabkan 861 kepala keluarga atau 2.648 jiwa terdampak.

Genangan air setinggi 20 hingga 50 cm merendam rumah warga di Kecamatan Legon Kul, Pusakanagara, dan Blanakan. BPBD Subang telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait, meski sejumlah akses jalan masih terputus dan bantuan logistik menjadi kebutuhan mendesak.

Di Pesisir Barat, Lampung, banjir juga terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (3/12) sore. Luapan air sungai merendam delapan pekon di empat kecamatan, berdampak pada 114 kepala keluarga.

Sebanyak 114 rumah terendam, satu jembatan terdampak, 6,5 hektare sawah tergenang, dan satu akses jalan desa terputus. Meski banjir mulai surut, pemantauan tetap dilakukan sambil BPBD setempat menyiapkan bantuan logistik dan kebutuhan darurat.

Cuaca ekstrem juga menyebabkan korban jiwa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hujan lebat dan angin kuat pada Rabu (3/12) membuat sejumlah pohon tumbang dan menimpa permukiman, menewaskan satu warga.

Sebanyak 37 kepala keluarga terdampak dan 37 rumah mengalami kerusakan ringan. Pembersihan pohon tumbang dan perbaikan akses masih berlangsung, sementara BPBD terus berkoordinasi dengan aparat setempat.

Di Indramayu, Jawa Barat, banjir rob kembali melanda pesisir utara pada Kamis (4/12) dini hari. Air pasang yang masuk melalui Sungai Perawan dan Sungai Nippon menggenangi Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, dengan ketinggian air mencapai 50–60 cm.

Dampaknya meluas hingga 2.568 kepala keluarga atau sekitar 8.033 jiwa, dengan 1.512 rumah terendam. Setelah dilakukan kaji cepat dan pendataan, air dilaporkan surut pada siang hari, dan warga mulai membersihkan rumah masing-masing.

Peristiwa ini terjadi di tengah masa Status Siaga Darurat Bencana untuk wilayah Jawa Barat, yang berlaku hingga 30 April 2026 sesuai Keputusan Gubernur Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025. BNPB mengingatkan warga di wilayah rawan banjir, rob, dan angin kencang agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, memastikan saluran air tetap lancar, serta segera melapor ke BPBD setempat bila membutuhkan bantuan. (BNPB)

BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Banyak Daerah
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rangkaian kejadian banjir, banjir rob, dan cuaca ekstrem yang berlangsung di sejumlah wilayah sejak Kamis (4/12) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (5/12) pukul 07.00 WIB. Curah hujan tinggi dan pasang air laut menjadi pemicu utama kejadian-kejadian tersebut, yang berdampak luas pada permukiman, akses jalan, dan aktivitas masyarakat.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com