PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka •
NewsPeristiwa

BNPB: Waspadai Potensi Bencana Geologi dan Vulkanologi di 2020

415
×

BNPB: Waspadai Potensi Bencana Geologi dan Vulkanologi di 2020

Sebarkan artikel ini
bnpb

Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB memperkirakan bencana geologi dan vulkanologi masih akan terjadi pada tahun 2020.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan sebanyak 3.768 bencana terjadi sepanjang 2019. Dari jumlah itu, puting beliung mendominasi dengan 1.370 kejadian.

Disusul banjir (764 kejadian), kebakaran hutan dan lahan (746 kejadian), tanah longsor (710 kejadian), kekeringan (123 kejadian), gempa (30 kejadian), gelombang pasang dan abrasi (18 kejadian), serta erupsi gunung api (7 kejadian).Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di BNPB hari Senin (30/12).

“Dari sisi provinsinya, yang paling tinggi adalah Jawa Tengah (914 kejadian), Jawa Barat (691 kejadian), Jawa Timur (612 kejadian), Aceh (180 kejadian), dan Sulawesi Selatan (164 kejadian). Itu adalah lima provinsi yang paling banyak bencananya,” kata Agus.

Sedangkan lima kabupaten/kota paling banyak bencananya adalah Kabupaten Bogor (134 kejadian), Kota Semarang (86 kejadian), Kabupaten Magelang (73 kejadian), Kabupaten Majalengka (65 kejadian), dan Kabupaten Sukabumi (62 kejadian). [VOA]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com