MAKASSAR – Pembentukan Daerah baru disulsel yaitu Luwu tengah (Luteng) terus didorong agar bisa segera terlaksana,meski saat ini telah ada moratorium.

Bupati dan wakil Bupati Luwu Basmin Mattayang dan Syukur Bijak secara khusus menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di rumah jabatan Gubernur Rabu (18/12).

Usai bertemu Gubernur Sulsel,Bupati Luwu Basmin Mattayang mengatakan pembentukan daerah otonomi baru ini sudah memenuhi syarat dan lengkap bahkan terlampir rekomendasi DPD RI.

“Pembentukan Daerah otonomi baru yaitu luwu tengah sudah memenuhi syarat termasuk terlampir rekomendasi DPD RI,dan Alhamdulillah Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap permintaan masyarakat luwu, Ungkap Basmin.

“Pak Gubernur Sulsel tidak menunggu moratorium dicabut dan Beliau (Gubernur) sudah menerima proposal dan dokumen dari kami,mungkin dalam bulan ini akan mengantar lansung dan bertemu Presiden RI,Jelasnya.

Mengenai adanya wacana setelah luwu tengah terbentuk akan ada potensi provinsi baru,Bupati Luwu mengaku,Belum sampai dipikiran itu, karena kita hanya ingin Daerah baru ini akan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Tidak ada itu pikiran sampai disitu akan ada provinsi baru,yang jelas kita hanya ini luwu tengah segera terbentuk, karena kenapa luwu tengah ini terpisah penuh dengan kota palopo. Jarak tempuk masyarakat sekitar 100 kilometer, sehingga mengurus kartu penduduk pun harus bermalam di belopa,sehingga biayanya tidak efektif dan efisien,Jelasnya.

“Jadi kita mengacu pada pelayanan publik, sesuai inti otonomi daerah dan infrastrukur itu sudah siap dari 10 tahun lalu,Kantor kecamatan, sekolah, pendidikan, kesehatan dan jalanan itu sudah cukup,Pungkasnya.

Bupati luwu menambahkan,Diluwu tengah
Ada 6 kecamatan,sementara yang dibutuhkan dipersyaratan cuma 5 kecamatan.sementara jumlah penduduk penduduk itu 140.000 jiwa lebih.

“Jumlah penduduk sangat besar sekitar 140.000 jiwa,dan wajib pilih 70.000.contoh kalau papua jadi provinsi kan ada 7.000 ya,perekonomian disana juga bagus, masyarakat sejahtera, Tutupnya. [*]