Advertisement - Scroll ke atas
Pangkep

Bupati Pangkep Serahkan 8 Unit Ambulans ke Puskesmas

1111
×

Bupati Pangkep Serahkan 8 Unit Ambulans ke Puskesmas

Sebarkan artikel ini
Bupati Pangkep Serahkan 8 Unit Ambulans ke Puskesmas
Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menyerahkan 8 unit ambulans baru kepada 8 Puskesmas di wilayah daratan, serta sebuah ambulans laut khusus untuk wilayah kepulauan. Acara penyerahan ini berlangsung setelah apel pagi di halaman Kantor Bupati Pangkep, Senin (10/6/2024).

PANGKEP—Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menyerahkan 8 unit ambulans baru kepada 8 Puskesmas di wilayah daratan, serta sebuah ambulans laut khusus untuk wilayah kepulauan. Acara penyerahan ini berlangsung setelah apel pagi di halaman Kantor Bupati Pangkep, Senin (10/6/2024).

Penyerahan ambulans ini turut disaksikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, SH, MH, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pegawai Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Adapun Puskesmas yang menerima mobil ambulans darat meliputi Puskesmas Segeri, Mandalle, Baring, Sarappo, Kota Pangkajene, dan Padanglampe. Sementara itu, untuk Puskesmas di wilayah kepulauan, Puskesmas Liukang Kalmas dan Puskesmas di Desa Pammantauang menerima ambulans laut.

Bupati Pangkep, MYL, menyatakan bahwa bantuan ambulans ini diharapkan dapat memperlancar kegiatan operasional Puskesmas, termasuk memfasilitasi penjemputan pasien yang membutuhkan layanan kesehatan dari desa-desa atau kelurahan.

“Dengan adanya ambulans ini, jika ada pasien di desa atau kelurahan yang perlu dijemput, mereka dapat menggunakan fasilitas kendaraan yang telah disediakan pemerintah,” ungkap MYL.

Pj Gubernur Sulsel, Prof. Zudan, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Pangkep atas inisiatif pemberian ambulans untuk menunjang layanan kesehatan dasar. Ia mengingatkan para penerima agar menggunakan ambulans secara proaktif melalui layanan jemput bola.

“Jika sudah ada kendaraan ini, rawatlah dengan baik. Jangan sampai dalam dua tahun sudah rusak. Gunakan ambulans ini secara proaktif untuk jemput bola, datangi pasien, dan cek langsung ke masyarakat,” pesan Prof. Zudan. (*/4dv)

error: Content is protected !!