Dewan Kritisi PAD Tidak Maksimal

Dewan Kritisi PAD Tidak Maksimal

PANGKEP – DPRD melaksanakan sidang paripurna membahas tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati terhadap APBD 2018. Dewan pun mengkritisi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) karena masih banyak pos pendapatan yang tidak maksimal.

Ir Andi Amir Amin yang menyampaikan hasil rekomendasi DPRD terhadap LKPJ, Rabu (29/4/2019), menjelaskan jika banyak masukan dari anggota dewan untuk pemkab. Diantaranya, perlunya memaksimalkan pos pendapatan.

Misalnya pajak restoran hanya Rp213 juta setiap tahun, itu masih perlu peningkatan. Retribusi parkir hingga obyek wisata. Malah, beberapa obyek wisata yang kini dikelola pihak ketiga perlu ditinjau ulang.

Dewan Kritisi PAD Tidak Maksimal

Wakil Bupati, H Syahban Sammana SH, mengakui semua masukan dan kritik anggita DPRD akan dijadikan acuan untuk bekerja lebih baik lagi.

Ia menjelaskan untuk kinerja dan pendapatan akan ditingkatkan oada tahun ini. Begitu juga dengan obyek wisata, diakui Syahban memang sedang dibenahi.

Berita Lainnya

Obyek wisata Pulau Kapoposang kini sudah terbengkalai dan obyek permandian Mattampa juga akan ditinjau ulang.

“Semuanya itu akan dapat meningkatkan PAD di sektor wisata,” katanya.

Sidang paripurna tentang LKPJ Bupati dihadiri sebanyak 26 anggota dewan dari 35 orang. Selian itu juga dihadiri para perwakilan Forkopinda dan pimpinan OPD di Pangkep. (SHR)

Berita Terkait