Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

MAKASSAR—Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meminta Dinas Pendidikan Sulsel agar pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan tidak terjadi keluhan oleh para orang tua murid.

Hal ini disampaikan Andi Sudirman Sulaiman saat memimpin Cofee morning yang di hadiri seluruh Pimpinan OPD lingkup pemerintah provinsi sulsel Di ruang rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/6/2021).

Ia menegaskan agar sistem PPDB tahun 2021 tidak bermasalah. “Kita ingin sistem PPDB ini berjalan baik, jangan sampai terjadi masalah, dipastikan tepat waktu dan tidak terjadi kegaduhan,” tegasnya.

Plt Gubernur Sulsel juga meminta agar PPDB tetap memberikan kuota bagi siswa berprestasi dalam hal menghafal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, tahun ini kembali ada kuota untuk jalur prestasi, kalau perlu ditambahkan (kuotanya). Seperti untuk prestasi olahraga, penghafal Al-Qur’an bisa memilih sekolah yang diinginkan. Ini mendorong siswa kita untuk terus berprestasi,” jelasnya.

Andi Sudirman pun terus mendorong adanya kuota pendaftaran PPDB SMA/SMK di Sulsel bagi penghafal Al-Qur’an. Olehnya itu, dirinya berharap peran Perguruan Tinggi juga ikut mendorong pembukaan jalur prestasi bagi penghafal Al-Qur’an.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Muhammad Jufri Mengatakan Disdik sulsel sudah menyiapkan perangkat yang butuhkan untuk mensukseskan PPDB tahun 2021.

“Kita sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan dalam mensukseskan PPDB, termasuk kita bekerjasama dengan Telkom sebagai penyedia provider. Kami tentu berharap telkom betul-betul menyiapkan yang terbaik karena kami juga pernah mengajukan bahwa ini salah satu keluhan yang ditemukan masalah jaringan. Kemudian dalam pertemuan dengan semua pihak terkait, juga sudah menyampaikan ke PLN bahkan bersurat agar tidak ada mati lampu selama proses PPDB,” tuturnya.

Ia juga mengaku untuk jalur zonasi telah disepakati untuk naik menjadi 75 persen.

“Kalau tahun yang lalu kita kan targetnya minimal 50 persen. Namun dari identifikasi masalah kita, dari hasil-hasil FGD dengan teman-teman kepala sekolah, kemudian itu disepakati tahun ini untuk zonasi itu naik menjadi 75 persen. Maksudnya itu supaya kita lebih banyak mengkover warga yang betul-betul ada di zonasi itu,” pungkasnya.

Diketahui, Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menjadwalkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) akan mulai dibuka pada hari ini, 7 Juni 2021 pada jenjang SMA/SMK sederajat.

Pendaftaran dibuka pertama kali untuk boarding school atau sekolah berasrama pada 7-13 Juni. Dilanjutkan pada sekolah reguler SMA/SMK 14 Juni hingga 8 Juli dengan empat tahapan masing-masing yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orangtua/wali serta jalur prestasi. (*)