GOWA – Rasa haru tak mampu dibendung Dg Atto (46), saat menerima kedatangan Kapolsek Bontomaranu, Kabupaten Gowa, AKP Robert Naro, yang berkunjung ke gubuknya yang terletak di Jl. Poros Malino, Dusun Berdikari 1, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sabtu (21/10).
Kehidupan Dg. Atto memang terbilang sangat memprihatinkan, betapa tidak, dalam kondisi buta dan sakit, dalam 5 tahun terakhir, harus hidup sebatang kara, di sebuah gubuk kumuh berdinding kayu, yang hanya kurang lebih berukuran 2 M².
Menurut Kapolsek Bontomarannu, AKP Robert Naro, ketika datang bersama Babinkantibmas Desa Mata Allo, Bripka M. Natsir, untuk mendatangi langsung sekaligus melaksanakan kegiatan sambang dan bakti sosial, mendapati rumah tinggal Dg. Atto dalam keadaan tertutup, namun tidak terkunci, ketika pintu dibuka, didalamya langsung nampak terbaring tubuh rapuh dengan berselimutkan sarung .
Ketika mengetahui kehadiran kapolsek menjenguknya, sambil meneteskan air mata, Dg Atto dengan lirih berucap terima kasih atas kunjungan tersebut.
Selama ini lanjut Robert, Dg. Atto hanya mengandalkan belas kasihan para tetangganya untuk bertahan hidup, tiap hari para tetangga di sekitar yang mengirimian makanan, namun Dg. Atto juga hanya mampu sedikit makan, karena nyeri lambungnya tak sanggup menerima banyak makanan.
Melalui Akun FB-nya Kapolsek Bontomaranu mengundang para dermawan untuk bisa mengulurkan tangannya dapat secara ikhlas membantu Dg. Atto.
“Save Dg Atto, buta sakit 5 tahun ulurkan tangan berbagi iklas,” tulis AKP Robert Naro dalam akun facebooknya. (464ys)













