MAKASSAR—Kepala Dinas Perhubungan Provinsi sulsel Muhammad Arafah mengemukakan, teman bus melalui program Buy The Service pada trans mamminasata tersosialisasi dengan baik sehingga cukup diminati oleh masyarakat.
“Koridor dua sudah berjalan, kemudian Koridor tiga juga sudah beroperasi dan ini untuk koridor 4 sudah mau berjalan juga untuk mencari halte penempatan yang tepat, dan kalau pemantauan penumpang di lihat bukan hari ini bukan besok karena ada juga tujuan sudah tersosialisasikan dengan baik sehingga cukup diminati masyarakat, jadi penumpang itu dinamis itu,” ungkapnya belum lama ini.
Arafah menyebutkan subsidi penumpang yang dilakukan kementrian perhubungan sehingga di gratiskan menjadi perangsang bagi masyarakat untuk naik bus.
“Ini dia bedanya BRT dengan teman bus karena di subsidi pemerintah, kalau BRT tidak, tapi gratis itu sebenarnya bukan solusi terbaik tapi hanya untuk merangsang masyarakat naik bus, bagian sosialisasi dan uji coba untuk mencari halte terbaik,” sebutnya.
Muhammad Arafah berharap teman bus bisa berjalan dengan baik karena disukai oleh masyarakat.
“Tentu ada jam tertentu penumpang padat ada sepi, tapi kita mau sesuai harapan masyarakat bisa terlaksana dengan baik, karena masyarakat banyak suka dan terbantu, belum lagi mahasiswa pasti minta jalurnya melewati kampus,” pungkasnya.
Diketahui, 4 koridor teman bus yaitu koridor satu terminal Malengkeri – Unhas, koridor dua Bandara Internasional Sultan Hasanuddin – Mall Panakkukang, koridor tiga kampus PNUP – kampus 2 PIP serta koridor empat Pelabuhan Soekarno Hatta – UIN Samata. (*)













