PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Gowa

Dinas Koperasi dan PKK Gowa Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi

570
×

Dinas Koperasi dan PKK Gowa Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Dinas Koperasi dan PKK Gowa Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi
Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Gowa, Priska Paramita Adnan.

SUNGGUMINASA—Pandemi Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Gowa bahkan dunia berdampak pada pendapatan masyarakat yang berkurang, salah satunya pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada. Sedikitnya ada 37 ribu UKM Gowa yang mengalami hal ini, sehingga inovasi sangat dibutuhkan agar mampu bertahan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Gowa, Andy Aziz Pieter mengatakan pemanfaatan teknologi digitalisasi sangat baik dilakukan oleh para pelaku usaha namun tetap tidak melupakan cara yang konvensional.

“Kita akan lakukan sosialisasi mulai tanggal 11 Juni nanti kepada seluruh UKM Gowa agar bisa memanfaatkan digitalisasi dalam hal mempromosikan produknya. Karena pandemi Covid-19 pembeli lebih tertarik dengan berbelanja online tetapi tidak menghilangkan pembelanjaan langsung,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (5/6/2021).

Untuk memaksimalkan sosialisasi nantinya, pihaknya bersinergi dengan Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Gowa sebagai salah satu mitra pemerintah dalam membantu pembangunan di Kabupaten Gowa.

“Kita mengajak PKK dan Dekranasda bekerjasama, jadi ketika sosialisasi dilakukan mereka juga akan turun langsung melakukan pendampingan dan edukasi pentingnya digitalisasi dimasa sekarang ini,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh UKM agar bisa melakukan inovasi untuk mempromosikan produknya seperti memanfaatkan sosial media yang ada.

Sementara, Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan saat ini memang akses digital sangat diperlukan, baik dalam sarana pelatihan, edukasi maupun kriteria pendaftaran UKM dan UMKM.

“Kita sudah berbincang-bincang dengan pak Kadis (audiens), Jum’at kemarin dan memang ada beberapa yang harus ditingkatkan oleh pelaku UMKM agar bisa memasukan produknya ke dalam ekosistem digital,” katanya.

Priska menjelaskan, data survei menunjukkan 75 persen permasalahan dalam keberlanjutan UMKM masuk e-commerce adalah kesiapan UMKM itu sendiri, terkait karakteristik dan budaya penjual, layanan purna jual.

Selain itu, pemerintah juga akan berusaha untuk mengkoordinasikan factory sharing, agar para pelaku usaha dapat bergabung memanfaatkan pabrik yang ada sehingga tidak perlu modal yang terlalu besar.

“Permasalahan sering yang dihadapi UMKM adalah peningkatan kualitas produk, sehingga edukasi mengenai quality control maupun usaha pendampingan dari industri besar dibutuhkan agar dapat meningkatkan kualitas UMKM yang ada,” tambahnya.

Sehingga, salah satu cara yang bisa dilakukan dalam memasukkan produk ke digitalisasi bisa dimulai dengan memanfaatkan sosial media yang ada dengan melakukan promosi sebaik mungkin agar mampu bertahan di masa pandemi Covid-19.

“Diera 4.0 ini kita dituntut untuk menggunakan teknologi, terlebih di masa pandemi yang mengakibatkan ekonomi kita turun drastis. Karena hal inilah kita akan turun langsung lakukan sosialisasi kepada UMKM kita,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com