MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel,bersama mengsukseskan Gebyar layang-layang batik desa 2020 dari pendamping desa untuk batik indonesia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel, Dr Ashari Fakhsirie Radjamilo MSi Mengatakan Gebyar layang-layang batik desa 2020 merupakan program kementrian desa untuk lebih mempromosikan batik yang merupakan warisan budaya yang telah mendunia.

“Jadi Kami PMD provinsi sulsel, PMD Kabupaten dan kota sesulsel serta para pendamping desa bersama-sama mengsukseskan Gebyar layang-layang batik desa 2020 untuk lebih memasarkan dan mempromosikan batik kebanggaan negara kita,”Ungkapnya Belum lama ini.

Ia Menyebutkan gebyar layang-layang batik desa 2020 dilaksanakan secara serentak di 434 kabupaten kota diindonesia termasuk sulsel.

“Gebyar layang-layang dinilai lansung oleh kementrian desa dengan terbagi dua kategori yaitu kategori seni dan budaya”Pungkasnya.

Diketahui Gebyar layang-layang batik desa 2020 dari pendamping desa untuk batik indonesia, serentak di 434 kab kota di Indonesia, dengan Tema mari sukseskan bulan oktober sebagai bulan batik,ayo siapkan batikmu. [*]