MAKASSAR—Perjalanan biasa di siang hari itu berubah menjadi tragedi memilukan. Seorang pemotor muda bernama Fadli (22) harus meregang nyawa di Jalan Ir. Sutami, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Selasa (7/4/2026), setelah menjadi korban dari aksi nekat pengendara lain yang melawan arus.
Fadli, warga Jalan Kandea 3, Kecamatan Tallo, saat itu melaju di jalur yang semestinya. Tidak ada tanda bahaya, hingga tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor Kawasaki KLX yang melawan arus.
Motor yang dikendarai Fadli tersenggol, membuatnya kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kanan badan jalan. Dalam hitungan detik, situasi berubah menjadi fatal.
Dari arah belakang, sebuah truk fuso yang melaju di jalur yang sama tak sempat menghindar. Tubuh Fadli yang terjatuh langsung terlindas.
Korban mengalami cedera parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Setelah tabrakan awal, korban jatuh dan kemudian dilindas oleh truk fuso yang datang dari arah belakang korban,” ujar Kanit Lakalantas Polrestabes Makassar, Iptu Jerryanto.
Ironisnya, pengendara motor Kawasaki KLX yang diduga menjadi pemicu kecelakaan justru melarikan diri dari lokasi. Hingga kini, polisi masih melakukan pencarian untuk mengungkap identitas pelaku.
Sementara itu, sopir truk berinisial PJ (24) telah diamankan dan dimintai keterangan.
Peristiwa ini menjadi potret pahit bagaimana satu pelanggaran kecil di jalan raya dapat berujung pada hilangnya nyawa. Fadli yang berada di jalur benar, justru menjadi korban dari kecerobohan orang lain.
Di balik hiruk pikuk jalanan kota, tragedi ini meninggalkan duka mendalam—sekaligus peringatan keras bahwa keselamatan di jalan bukan hanya soal diri sendiri, tetapi juga tanggung jawab terhadap orang lain. (Ag4ys)













