MAKASSAR – Sebuah restoran khas kulinere Makassar, Rabu (9/9) dibuka secara resmi oleh Djoeragan Dapur Makassar di Jalan Botolempangan dan kawasan Daya, Makassar.

Beberapa menu hidangan yang pas di lidah warga Sulsel disajikan Djoeragan Dapur, diantaranya Bebek Palekko, Kepiting Saos, Pallumara, Ikan Bakar, dan Bandeng tanpa tulang.

Pengelola Djoeragan Dapur Makassar, Wawan Palu berharap Menu sajiannya bisa menjadi destinasi wisata kuliner di Kota Makassar dengan tetap mengangkat kuliner khas seperti pallumara, bebek palekko, dan khususnya kepiting saos hambur.

Untuk menu Kepiting Saos Hambur, Djoeragan Dapur yang merupakan milik putra asli Bone, Subhan Gamacca, langsung mendatangkan bahan baku kepiting dengan kualitas terbaik dari Kabupaten Bone, Sulsel

“Karena Sulsel dikenal sebagai daerah penghasil kepiting berkualitas, terutama dari Bone. Nah kita lebih banyak menyiapkan kepiting pilihan dari Bone,” ujar Wawan saat ditemui di lokasi Grand Launching Djoeragan Dapur.

Kendati banyak masyarakat yang menganggap kuliner kepiting identik dengan harga mahal, namun pihaknya menjamin bahwa menu kepiting di Djoeragan Dapur tidak semahal seperti restoran lain.

“Kita hadir untuk menyajikan menu kuliner kepiting dengan kualitas bahan baku terbaik dan kualitas rasa mudah-mudahan bisa diterima, sengan harga menu kami pun terjangkau,” tegas Wawan.

Adapun terkait strateginya agar Djoeragan Dapur bisa bersaing dengan kuliner khas lainnya di Kota Makassar, Wawan memilih cara dengan tetap menjaga kualitas bahan baku dan kualitas rasa. Selain itu, konsep Outdoor yang diusung Djoeragan Dapur juga diyakininya bisa menambah daya tarik untuk pengunjung.

Selain menerima pengunjung yang datang baik perorangan maupun rombongan, Djoeragan Dapur juga menerima pemesanan untuk acara arisan, reuni, hajaran, dan lainnya.

“Ada harga spesial bagi pelanggan yang ingin menggelar acara di restoran kami. Untuk fasilitas, kami menyiapkan tempat yang luas dengan kapasitas mencapai 100 orang, suasana yang santai sehingga peserta acara bisa lebih akrab satu sama lain, serta dilengkapi sound system, dan hiburan musik,” terangnya.

Sementara itu, Subhan Gamacca selaku Owner Djoeragan Dapur berharap kehadiran Djoeragan Dapur di kota Daeng bisa jadi barometer kuliner di Makassar, dan makanannya bisa menyehatkan dari segi kesehatan.

“Saya juga berharap, teman-teman yang kumpul di restoran kami ini bisa melahirkan inspirasi baru,” ujar pria yg bercita-bercita membuka lapangan kerja yang lebih banyak bagi masyarakat ini.

Salah seorang pengunjung yang berhasil ditumui Media Sulsel saat grand launching, Ade Hermawan, mengaku, bahwa sajian Djoeragan Dapur sangat enak dan recommended serta harganya pas untuk makan berempat, selain itu lanjut Ade, dengan parkiran yang luas, dan interior terbuka menjadikan dirinya tidak perlu takut Covid, terlebih lokasinya juga dekat dengan kantornya.

Hal senada juga diungkapkan pengunjung lainnya, Sapri Pamulu, yang menilai rasanya original selayaknya makan di rumah, dan suasananya lebih santai.

Lebih lanjut Sapri yang mengaku berdomisili di Jakarta itu, kepiting saos hambur yang disajikan Djoeragan Dapur rasanya pas di lidah dan dikemas dengan unik serta memiliki bumbu khas Bugis Makassar yang membuat restoran ini kental dengan aroma lokal Sulsel

“Unik karena kepitingnya dimix dengan jagung manis, kerang, udang, dan telurnya juga ada. Paling enak kuahnya, jadi mixnya pas. Olehnya itu Anda harus coba menu yang istimewa dan unik ala Djoeragan Dapur ini. Dengan begitu sekaligus kita sudah terlibat bersama-sama untuk mengkampanyekan produk kuliner lokal Sulsel agar lebih dikenal luas di Indonesia. Jaminan mutu dan berkualitas,” pungkasnya. (*/70n)