PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman PurnabaktiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman Purnabakti
Makassar

DPPKB Makassar Gelar Monitoring dan Evaluasi BOKB/DAK 2025

896
×

DPPKB Makassar Gelar Monitoring dan Evaluasi BOKB/DAK 2025

Sebarkan artikel ini
DPPKB Makassar Gelar Monitoring dan Evaluasi BOKB/DAK 2025
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan BOKB/DAK Kota Makassar, Kamis (30/10/2025).

MAKASSAR—Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan BOKB/DAK Kota Makassar, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruangan Sipakalebbi, Kantor Wali Kota Makassar, ini diikuti 62 peserta yang terdiri dari jajaran DPPKB, para Kepala UPT KB se-Kota Makassar, serta perwakilan tenaga penyuluh dan pelaksana lapangan program.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris DPPKB Kota Makassar, Yusri Jabir, SE., M.Si., yang mewakili Kepala Dinas, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si. Dalam sambutannya, Yusri menekankan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan program BOKB/DAK berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ini juga menjadi forum berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan di lapangan,” ujarnya.

Dua narasumber turut hadir memberikan materi, yakni Drs. Muhammad Ramli, MM., dan Yance Ungirwalu, SH., MH. Keduanya memaparkan tentang tata kelola pelaksanaan program, mekanisme pelaporan, serta strategi optimalisasi BOKB/DAK agar lebih efisien dan akuntabel.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta tampak antusias berdiskusi serta menyampaikan masukan konstruktif terkait pelaksanaan program di lapangan.

Melalui kegiatan ini, DPPKB Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program Keluarga Berencana yang berorientasi pada kesejahteraan keluarga dan pembangunan manusia di Kota Makassar. (Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com