JAKARTA—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Dwi Purwantoro, di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur mengusulkan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 22.274 hektare yang tersebar di berbagai kabupaten di Sulsel.
Usulan ini disampaikan sebagai langkah mempercepat perbaikan infrastruktur pengairan yang dinilai sangat vital untuk menjaga ketahanan pangan daerah.
Sulsel yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional, dinilai membutuhkan sistem irigasi yang optimal demi menjaga stabilitas produksi pertanian.
“Sebagian besar jaringan irigasi tersebut mengalami kerusakan akibat sedimentasi, bencana alam, hingga usia infrastruktur yang sudah tua. Kami mendorong percepatan rehabilitasi melalui kewenangan pemerintah pusat,” terang Andi Sudirman.
Beberapa daerah yang menjadi prioritas usulan meliputi Kabupaten Wajo, Sidrap, Pinrang, Bone, Soppeng, Luwu, Jeneponto, Takalar, dan Bantaeng. Rehabilitasi di wilayah ini diharapkan dapat mendongkrak produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dirjen SDA Kementerian PUPR, Dwi Purwantoro, merespons positif usulan tersebut. Ia menyatakan akan menindaklanjuti melalui kajian teknis serta memasukkan program ini dalam rencana prioritas nasional tahun 2026. Beberapa proyek bahkan direncanakan menggunakan skema pembiayaan multiyears.
“Kami mendukung penuh program ini karena sangat strategis, terutama dalam menjaga pasokan pangan nasional. Proses kajian akan segera dilakukan,” kata Dwi Purwantoro.
Pemerintah Provinsi Sulsel menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program, termasuk pendataan lapangan dan fasilitasi pembebasan lahan apabila diperlukan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemprov Sulsel dalam memperkuat infrastruktur dasar yang menjadi fondasi pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. (Cr/Ag4ys)
Reporter: Yusril













