MAKASSAR, Penertiban aset daerah merupakan bentuk nyata untuk mencegah terjadinya Tindakan Pidana Korupsi (Tipikor) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Penertiban Aset tersebut sudah dibuktikan Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah Sebagai Gubernur Sulsel dan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Wakil Gubernur Sulsel.

Satu tahun menjadi orang nomor satu di Sulsel, Nurdin berhasil kembalikan aset Pemprov Sulsel sebanyak Rp 6.5 triliun, ditambah lagi dengan pengembalian aset milik kementerian yang cukup tinggi juga.

“Kita berhasil mengembalikan aset kita yang totalnya Rp 6,5 triliun. Bahkan terakhir dari kementrian juga dikembalikan senilai Rp 900 miliar jadi total Rp 7, triliun,” beber Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di Kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu, 18 Desember 2019.

Olehnya itu,Nurdin mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan seluruh elemen lainnya sudah berhasil mengembalikan aset Pemprov Sulsel dan kementerian.

“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih saya pada pak Kejati (Sulsel), KPK pemerintah provinsi, pemerintah kota yang betul-betul telah merubah cara pandang, merubah images rakyat selama ini,” ungkap Nurdin.

Alumnus Universitas Jepang ini menyampaikan juga beruban yang terjadi di Aparatur Penegak Hukum (APH) khususnya di Kejati Sulsel selama satu tahun terakhir.

“Kalau dulu pejabat ada kejahatan baru dipanggil, sekarang Alhamdulillah rapat-rapat dilakukan Kejati,” pungkas mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.