PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • Bongkar Fakta Anak Indonesia Terjebak Dalam ‘Neraka’ Sekolah • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • Bongkar Fakta Anak Indonesia Terjebak Dalam ‘Neraka’ Sekolah •
Sulsel

Gubernur Sulsel Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp 241 M

402
×

Gubernur Sulsel Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp 241 M

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel 2

MAKASSAR, – Gubernur Prof HM Nurdin Abdullah melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp 240 miliar lebih di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sabtu 23 Februari 2019.

Hadir pada kesempatan itu Dirut Pelindo IV Farid Padang, Kepala Balai Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Sulsel, Walikota Makassar, dan pejabat terkait termasuk eksportir.

Menurut Nurdin Abdullah ekspor dan keberlanjutan produksi komoditi pertanian untuk mengisi pasar ekspor akan terjamin jika semua pemangku kebijakan bersatu, samakan visi untuk satu tujuan kesejahteraan rakyat.

“Hanya satu yang diminta pelaku ekspor. Petani dan unsur terkait. Permudah perizinan,” tegas Prof HM Nurdin Abdullah.

Gubernur Sulsel

Menurut Gubernur Sulsel, pemerintahannya akan terus mendorong terciptanya iklim berusaha yang bagus. Semua urusan perizinan dipermudah.

“Jadi tidak ada alasan lagi kita untuk tidak terus meningkatkan ekspor kita. Kedepan kita harus bersaing dengan negara-negara penghasil yang sama. Oleh karena itu hari ini kita mulai dengan komuditas yang ada ini,” ungkap Nurdin Abdullah yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, di acara pelepasan espor komoditi pertanian, di Pelabuhan, Sukarno Hatta, Makassar.

Menurut Prof Nurdin Abdullah, ekspor tersebut merupakan upaya yang dilakukan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia dan seluruh OPD kabupaten/kota se-Sulsel.

“Upaya dari Karantina yang terus memberikan support kepada seluruh petani-petani, pada Pemda baik Provinsi maupun kabupaten kota, ini bersatu padu,” lanjutnya.

Untuk Indonesia bagian timur, jelas Bupati Bantaeng 2008 h 2018 ini pintu  gerbang ekspor sudah ada di Pemprov Sulsel.

“Ini yang menjadi sebuah niat yang mulia dari pemerintah bahwa kita tidak hanya melakukan impor tetapi kita juga menjadi negera eksportir, itu yang harus kita garis bawahi,” pungkasnya.

Jumlah keseluruhan nilai ekspor pada bulan Februari 2019 ini mencapai Rp 241,73 miliar, dengan jumlah komoditi 5 kontainer, serta masing-masing jenisnya.

  1. Kakao Podwer tujuan Amerika Serikat diekspor PT. Mars Symbioscience Indonesia.
  2. Kacang Mede tujuan Amerika Serikat di ekspor  PT. Cimextra Mayora

  3. Cengkeh atau Ladah Putih tujuan Vietnam, diekspor PT. Olam Indonesia.

  4. Karnel Sawit tujuan Malaysia dieskpor PT. Jas Mulia.

  5. Kakao Biji tujuan Malaysia diekspor PT. Olam Indonesia.

Sedangkan untuk ekspor pada bulan selanjutnya ditargetkan sekitar 1000 ton lagi hasil pertanian khusus dari 24 kabupaten kota se-Sulsel. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com