MAKASSAR – Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani, menyebut tidak ada yang salah jika Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengintervensi Pemerintahan yang ada di kabupaten kota di Sulsel, Minggu (21/7/2019).

Hal ini diakui Hayat saat ditemui media di kantor gubernur Sulsel jalan Urip Sumoharjo Makassar, Minggu sore, (21/7/2019).

“Ada PP nya pak, masa dilarang gubernur intervensi ke kabupaten kota,” kata Hayat.

Menurut Hayat, intervensi provinsi ke kabupaten kota mestilah dilakukan karena jika terjadi sesuatu hal dalam pemerintahan yang ada di kabupaten kota nantinya akan menjadi tanggung jawab provinsi.

“Itu yang kita lakukan semua dulu, tanggungjawab ke daerah dulu untuk provinsi, tidak mengatakan jangan intervensi dari sulsel, bukan itu, semua yang ada di kabupaten ini kita harus intervensi, kalau ada yang kurang tanggung jawabnya kan di provinsi,” jelas Hayat.

Khusus di kota Makassar yang diisukan intervensi Gubernur Sulsel terhadap Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, Hayat mengaku Pemprov juga tengah menggodok pengembalian pejabat yang berpolemik di Pemkot Makassar. Sudah menjadi tugas Gubernur untuk mengintervensi kebijakan itu.

“Itu sudah tanggungjawab Pemprov mengintervensi masalah di Pemkot. Termasuk men-zero-kan pejabat ini sebelumnya,” tutup Hayat. [*]