PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara •
GowaVideo

Ijtima se Asia Batal, Pemprov Sulsel Isolasi dan Segera Pulangkan Ribuan Peserta

384
×

Ijtima se Asia Batal, Pemprov Sulsel Isolasi dan Segera Pulangkan Ribuan Peserta

Sebarkan artikel ini
Ijtima Asia Batal

https://youtu.be/YXF6bh4C4wM

MAKASSAR, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah,memastikan pembatalan Ijtima se Asia yang rencananya dilaksanakan hari ini, Kamis, 19 Maret 2020, di Pakatto, Kabupaten Gowa.Kegiatan ini rencananya akan melibatkan ribuan jamaah baik dari indonesia maupun dari luar negeri.

Gubernur sulsel Nurdin Abdullah mengaku setelah berkoordinasi dengan Kapolri serta Kapolda Sulsel dan Bupati Gowa, akhirnya keputusan ini diambil sebagai langkah menekan merebaknya virus Corona atau Covid-19.

“Setelah kami berkoordinasi dengan berbagai pihak akhirnya kegiatan ini dibatalkan atau diundur,dan saya meminta pihak kepolisian untuk mengisolasi atau membatasi ruang gerak para peserta agar tidak melakukan kontak dengan warga. Selanjutnya, akan mengantar mereka pulang ke pelabuhan dan bandara dengan pengamanan yang dibutuhkan,kata Nurdin Abdullah,usai bertemu Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Kapolda sulsel, Kemenag sulsel serta lainnya di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 19 Maret 2020.

Ijtima Asia Batal2

Adapun skenario isolasi yang dilakukan, pertama untuk Warga Negara Asing (WNA) yang saat ini berjumlah 411 orang dari enam negara, telah disiapkan lokasi di sebuah hotel. “Itu sudah kita siapkan lokasi, kita punya hotel,” kata Nurdin Abdullah.

Kedua, untuk peserta dari daerah seputar Sulsel, telah disiapkan alat transportasi untuk dikembalikan ke daerah masing-masing.

“Kita koordinasi dengan bupati/wali kotanya, supaya diisolasi 14 hari di daerahnya, apakah di satu tempat atau di rumahnya,” jelasnya.

Selanjutnya, bagi peserta dari luar Sulsel, Pemprov Sulsel memanfaatkan penggunaan Asrama Haji untuk menampung mereka, sebelum dikembalikan ke provinsi masing-masing sesuai jadwal kembali. Termasuk telah disiapkan tenda besar, dapur umum dan toilet.

“Ini untuk menampung semua warga kita dari luar Provinsi Sulsel. Apakah yang menggunakan pesawat atau kapal laut, ini kita akan atur. Sesuai tiket yang mereka miliki. Bagi yang tidak memiliki tiket akan kita upayakan,” ujarnya.

Nurdin Abdullah mengimbau agar masyarakat tidak panik. Gubernur juga telah berkoordinasi dengan Forkopimda, tokoh agama untuk melakukan penanganan dengan baik. Pemerintah memastikan, mereka semua akan dipulangkan dengan pengawalan.

Kepada para peserta, Gubernur menyampaikan bahwa hal ini dibatalkan karena gentingnya persoalan corona di Indonesia.

“Kita bersama-sama, punya niat bagaimana corona ini bisa reda dengan cepat. Tentu hanya dengan disiplin. Maka Pak Presiden mengimbau untuk tidak berkumpul dalam jumlah yang besar,” pesannya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com